<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244</id><updated>2012-01-16T02:30:23.310-08:00</updated><title type='text'>Fauzi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>40</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-2241164538476190140</id><published>2012-01-16T02:30:00.001-08:00</published><updated>2012-01-16T02:30:23.327-08:00</updated><title type='text'>OSGi</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.scribd.com/doc/77437230/Open-Service-Gateway-OSGi" style="-x-system-font: none; display: block; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-size-adjust: none; font-size: 14px; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; margin: 12px auto 6px auto; text-decoration: underline;" title="View Open Service Gateway OSGi on Scribd"&gt;Open Service Gateway OSGi&lt;/a&gt;&lt;iframe class="scribd_iframe_embed" data-aspect-ratio="1.33333333333333" data-auto-height="true" frameborder="0" height="600" id="doc_57757" scrolling="no" src="http://www.scribd.com/embeds/77437230/content?start_page=1&amp;amp;view_mode=slideshow&amp;amp;access_key=key-b6386h3359liyo7b7tx" width="100%"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;(function() { var scribd = document.createElement("script"); scribd.type = "text/javascript"; scribd.async = true; scribd.src = "http://www.scribd.com/javascripts/embed_code/inject.js"; var s = document.getElementsByTagName("script")[0]; s.parentNode.insertBefore(scribd, s); })();&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-2241164538476190140?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/2241164538476190140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=2241164538476190140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2241164538476190140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2241164538476190140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2012/01/osgi.html' title='OSGi'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-6995598463005890677</id><published>2012-01-06T07:46:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T07:46:01.365-08:00</updated><title type='text'>DPR si pandai menghamburkan uang negara.</title><content type='html'>Setelah menyiapkan dana renovasi toilet sebesar Rp2 miliar, kini DPR  juga merenovasi parkiran motor. Anggaran yang disediakan untuk perbaikan  fasilitas parkiran motor di lingkungan DPR menyedot anggaran Rp3  miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang kita lihat motor parkir di mana-mana," kata Kepala Biro  pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Sekretariat Jenderal DPR, Soemirat,  di gedung DPR, Jakarta, Rabu 4 Januari 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Soemirat, renovasi lahan parkir dikarenakan fasilitas sejenis  yang sudah ada dinilai kurang memadai. Maka itu, parkiran motor yang  sudah ada akan dibangun ulang menjadi dua lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Konsepnya dua lantai. Itu untuk 800 motor," ujar Soemirat. Rencananya,  proyek yang sedang berjalan ini akan dikerjakan perusahaan PT Baitul  Rahmad Jaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini pengerjaan renovasi lahan parkir motor sedang dilakukan.  Pengerjaan proyek ini sudah berjalan sejak sebelum masa reses akhir  tahun 2011 anggota DPR. Untuk sementara, lahan parkir sementara dipindah  ke lapangan depan gedung Nusantara I. (http://forum.kompas.com/nasional/59353-dana-rp3-m-untuk-renovasi-parkir-motor-dpr.html)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-6995598463005890677?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/6995598463005890677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=6995598463005890677' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6995598463005890677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6995598463005890677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2012/01/dpr-si-pandai-menghamburkan-uang-negara.html' title='DPR si pandai menghamburkan uang negara.'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-7829196304521201264</id><published>2012-01-06T07:42:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T07:42:39.870-08:00</updated><title type='text'>Total Renovasi Toilet DPR sebanyak 2 milyar rupiah?</title><content type='html'>oilet pria di lantai satu Gedung Nusantara I DPR, tepat di samping ruang  Komisi IX, kini tak lagi dialiri air. Bercak debu hitam menodai  putihnya wastafel. Cairan pembersih lantai berserakan beserta alat  pembersih lantai. Selembar kertas peringatan tertempel di pintu masuk  toilet tersebut, "Mohon maaf, toilet sedang dalam perbaikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum  diperbaiki, toilet tersebut sering kali terlihat bersih, tetapi bau tak  sedap menusuk hidung. "Itu karena saluran pembuangan air wudhu dan air  kloset bercampur menjadi satu," jelas Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan  dan Instalasi Setjen DPR Sumirat di Jakarta, Rabu (4/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bau tak  sedap, dinilainya, selalu ada karena saluran air belum diperbaiki sejak  1994. Sudah lama memang. Sejak dulu, toilet dan berbagai infrastruktur  gedung hanya sekadar direhabilitasi atau dirawat berkala. Ada yang per  lima tahun dan ada yang setiap tahun. Perawatan pun bergantung pada  kondisi kerusakan. Ada yang parah, sedang, dan ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang akan  dilakukan dengan lebih dari 200 toilet adalah perawatan. Perawatan ini  berlaku mulai lantai dua hingga 23. Sedangkan, toilet di lantai satu  tidak masuk perawatan karena kondisinya masih bagus. Perawatan mencakup  perbaikan pipa dan saluran air. Sepanjang 2011 ini, air yang mengalir  dari pipa belum terkontrol maksimal sehingga tekanan dari air di lantai  23 ke lantai bawah terkadang melampaui batas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini  mengakibatkan jet shower untuk pembersihan setelah buang air besar kerap  rusak. Kekuatan tekanan air seharusnya hanya dua taf, tapi ternyata  mencapai delapan taf. "Terkadang ada penggantian jet shower beberapa  kali dalam sehari. Kami tidak ingin ini terjadi lagi," paparnya. Saluran  air nantinya juga akan dipisahkan antara air dari kloset dan wudhu agar  bau tak sedap hilang. Bau itu mengandung CO yang beracun dan bisa  berbahaya bagi pengguna toilet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan toilet ini adalah  amanat UU Nomor 28/2002 tentang Bangunan dan Gedung dan PP Nomor  36/2005. Di dalamnya ada persyaratan bangunan gedung dan teknis  administratif. Keandalan bangunan disebutkan di dalamnya yang berkaitan  dengan keselamatan saat membangun dan sesudah dibangun, kesehatan,  kenyamanan, dan kemudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sumirat, bangunan negara  dibuat cukup nyaman, tak perlu nikmat. "Kalau nikmat nanti bisa tidur di  toilet." Yang penting, ketika buang air kecil atau besar, seseorang tak  perlu menutup hidung. Bila perlu, katanya, bisa sambil membaca koran,  majalah, buku, atau bahkan draf rancangan atau revisi UU. Sehingga,  waktu tak terbuang sia-sia hanya karena buang air besar. Toilet di DPR,  dinilainya, belum ramah bagi penyandang difabel. Jika mereka bertamu ke  gedung wakil rakyat, harus dibantu untuk ke toilet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk jumlah  anggaran yang dibutuhkan, Sumirat menyatakan maksimal mencapai dua  miliar rupiah. "Kalau kurang dari itu, maka sisanya akan dikembalikan ke  kas negara," tambahnya. Diakuinya, anggaran perawatan per toilet tidak  bisa diprediksi karena masing-masing toilet memiliki tingkat perawatan  yang berbeda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang salah dalam rencana perawatan toilet  karena hal ini adalah rutinitas berkala. Lagi pula, kata mantan karyawan  di Kementerian Pekerjaan Umum ini, usia toilet dan gedung DPR sudah  mencapai 18 tahun. Standar usia pipa untuk menyalurkan air adalah  sembilan tahun. "Jadi, memang sudah jauh melampaui batas maksimal  sehingga perlu dicek lagi," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk perawatan toilet DPR  ini, proses tender akan dilangsungkannya mulai 2012 ini. Siapa yang  menawarkan harga murah dan rasional, maka dialah yang menang. Pemenang  tender tidak cukup sekadar menawarkan harga murah. Nantinya juga akan  ada klarifikasi tawaran tender. Apa yang sudah ditawarkan tidak boleh  diubah lagi. "Kita memeriksa detail tawaran peserta tender," jelasnya.  Untuk proses itu, semuanya berlangsung transparan dan akan dimasukkan ke  website setjen DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo menyatakan,  perawatan toilet itu tidak penting. "Kinerjanya yang penting dan harus  ditingkatkan." Buat apa toilet bagus kalau banyak yang membolos saat  sidang paripurna. RUU yang disahkan saja hanya sekitar 38 sejak 2010  dari 70 yang direncanakan. Hal ini menurutnya cukup tragis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak  hanya itu, guru besar Ilmu Politik UI Prof Iberamsjah berpendapat bahwa  anggaran sebesar itu kelewatan. Hal itu tidak sebanding dengan kinerja  DPR yang malas dan dinilai tidak memihak rakyat. "Semua orang sudah tahu  mereka malas, buat apa diberi fasilitas seperti itu? Mereka harusnya  berkaca agar tahu diri." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Lingkar Madani Ray Rangkuti  menyatakan, sepanjang 2010, tak terdengar cerita manis dari DPR, kecuali  satu hal, Pansus Bank Century. Itu pun berakhir mengambang. Di luar  itu, kisah DPR adalah kemalasan, percaloan dana APBN, sikap hidup yang  hedonis, dan penghamburan uang negara lewat studi banding dan  pembangunan fasilitas DPR. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana DPR tidak tahu urusan  penggunaan dana mencapai dua miliar rupiah hanya untuk sekadar urusan  buang hajat. "Oleh karena itu, kita mendesak agar DPR menunda rencana  perbaikan toilet." tegas Ray. DPR menggunakan dana negara untuk  sebanyaknya memfasilitasi kebutuhan rakyat. DPR seharusnya menunda  kesenangan diri sendiri untuk kepentingan rakyat agar mereka bersikap  mulia.ed: dewi mardiani (http://republika.co.id:8080/koran/0/151456/Rp_2_Miliar_untuk_Perawatan_Toilet_DPR)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-7829196304521201264?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/7829196304521201264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=7829196304521201264' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7829196304521201264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7829196304521201264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2012/01/total-renovasi-toilet-dpr-sebanyak-2.html' title='Total Renovasi Toilet DPR sebanyak 2 milyar rupiah?'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-2413303157577310940</id><published>2012-01-06T07:37:00.001-08:00</published><updated>2012-01-06T07:37:59.227-08:00</updated><title type='text'>SBY belum tertarik menggunakan mobil ESEMKA</title><content type='html'>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum berencana menggunakan  mobil Esemka buatan siswa SMK Solo. Presiden saat ini masih menggunakan  mobil sedan Mercedes Benz S600L type W221 buatan Jerman. &lt;br /&gt;"Ya nanti cobalah (tanyakan ke Presiden). Kita tunggulah. Gimana saya  mau komentar. Itu kan masih dalam tahap ide. Maksudnya rencana, toh.  kita lihat lah,' kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrian Pasha di  kompleks Istana Kepresidenan RI Jakarta, Kamis (5/1/2011), petang.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad  Nuh mengatakan akan menghadiahkan mobil Esemka kepada Presiden SBY dan  Wakil Presiden Boediono.&lt;br /&gt;Menurut Julian sejauh ini belum ada tanggapan dari Presiden soal heboh mobil Esemka.&lt;br /&gt;"Presiden sudah mendengar dan mengapresiasi. Itu kan bentuk wujud  dari kreativitas. Hasil inovasi dari putra bangsa, patut dihargai," kata  Julian.&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan mobil Esemka, mobil sedan Mercedes Benz S600L  type W221 buatan Jerman yang digunakan SBY sekarang ini memang sangat  berbeda.&lt;br /&gt;Sedan bernomor polisi RI 1 ini dirancang anti senjata militer  standard, dengan tingkat resintensi eropa B6/B7. Demikian pula mobil  lapis baja ini mampu memberikan perlindungan terhadap granat tangan dan  bahan-bahan peledak lainnya (http://www.tribunnews.com/2012/01/05/sby-belum-berencana-gunakan-mobil-esemka)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-2413303157577310940?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/2413303157577310940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=2413303157577310940' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2413303157577310940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2413303157577310940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2012/01/sby-belum-tertarik-menggunakan-mobil.html' title='SBY belum tertarik menggunakan mobil ESEMKA'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-8542697452030858342</id><published>2012-01-06T07:33:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T07:33:16.747-08:00</updated><title type='text'>Jembatan Kutai Runtuh, Dua Pejabat PU Ditahan</title><content type='html'>Polisi akhirnya melakukan penahanan terhadap dua tersangka Jembatan  Kutai Kartanegara yang roboh. Penahanan dilakukan setelah polisi merasa  bukti-bukti yang dikumpulkan cukup. Dua tersangka yang ditahan mulai  malam ini di Mapolres Kukar itu adalah ST dan YS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi  mengumumkan perihal penahanan itu malam ini pukul 22.00 Waktu Indonesia  Tengah, Rabu 4 Januari 2012. Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat  Kepolisian Resor Kukar Ajun Komisaris I Nyoman Subrata menuturkan,  penyidik menganggap bahwa bukti yang dimiliki sudah cukup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya  ada tiga tersangka yang telah ditetapkan oleh polisi. Dua tersangka  yang telah ditahan itu diperiksa di urutan pertama. Jadwal pemeriksaan  selanjutnya oleh polisi adalah MSF yang berasal dari swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YS  dan ST merupakan dua orang tersangka yang berasal dari Dinas Pekerjaan  Umum (DPU) Kukar. Keduanya terlibat dalam kronologis rehabilitasi  jembatan, meski tidak secara teknis. &lt;br /&gt;YS misalnya, dia merupakan pemegang Kuasa Penggunaan Anggaran (KPA)  di Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Kukar. Sedangkan ST adalah Pejabat  Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari Dinas PU Kukar.&lt;br /&gt;Menurut Nasrun, sebagai pemegang KPA, YS hanya melakukan tugas  membayar uang terkait pemeliharaan jembatan. Sedangkan ST lebih sebagai  pimpinan proyek yang mengawasi pemeliharan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ST dan YS mulai  diperiksa sebagai tersangka sejak Selasa 4 Januari lalu. Pagi tadi,  keduanya kembali menjalani pemeriksaan hingga malam. Setelah pemeriksaan  maraton hingga malam hari, akhirnya polisi melakukan penahanan.  Informasi yang dikumpulkan &lt;em&gt;VIVAnews&lt;/em&gt;, hingga malam tadi penyidik  Polres Kukar masih melakukan pemeriksaan terhadap satu lagi tersangka  dari PT Bukaka Teknik Utama (BKU) berinisial MSF. (http://nasional.vivanews.com/news/read/277372-jembatan-runtuh--dua-pejabat-pu-ditahan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-8542697452030858342?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/8542697452030858342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=8542697452030858342' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/8542697452030858342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/8542697452030858342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2012/01/jembatan-kutai-runtuh-dua-pejabat-pu.html' title='Jembatan Kutai Runtuh, Dua Pejabat PU Ditahan'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-5269474202515316832</id><published>2012-01-06T07:30:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T07:30:53.465-08:00</updated><title type='text'>Profesiku Kelak</title><content type='html'>Dijaman yang serba instan ini semakin banyak kebutuhan akan teknologi informasi. Masyarakat zaman sekarang lebih banyak memilih membuka facebook dibandingkan mendengarkan radio, namun sayangnya bayak waktu yang terbuang sia-sia karena penyalah gunaan teknologi informasi tersebut.&lt;br /&gt;Oleh karena itu perlu dibutuhkan nya manajemen waktu untuk diri sendiri. Dengan melihat kasus ini saya tertarik untuk mengarahkan kemampuan saya untuk bergeran dibidang manajerial, dan pilihan profesi saya adalah menjadi seorang manager. Umumnya manager apa saja, khususnya saya ingin menjadi seorang manager sebuah Bank.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-5269474202515316832?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/5269474202515316832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=5269474202515316832' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/5269474202515316832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/5269474202515316832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2012/01/profesiku-kelak.html' title='Profesiku Kelak'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-566358466967551959</id><published>2012-01-06T07:19:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T07:19:17.802-08:00</updated><title type='text'>Kasus Mesuji</title><content type='html'>&lt;h1&gt;Kasus Mesuji Rusak Nama Lampung&lt;/h1&gt;Lembaga  Masyarakat Adat Lampung (LMAL) menyatakan kasus pembantaian warga di  Mesuji Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel), telah merusak nama dan  masyarakat Provinsi Lampung secara nasional maupun internasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi  yang tersiar di media massa selama ini banyak yang tidak sesuai dengan  fakta di lapangan. “Saat ini, nama baik Lampung sudah rusak akibat kasus  Mesuji,” kata Ilyas, salah seorang perwakilan LMAL, saat bertemu dengan  Kapolda Lampung, Brigjen Pol Joodie Rooseto, di Mapolda Lampung, Rabu  (4/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LMAL memberikan pernyataan sikap di hadapan Kapolda,  terkait dengan simpang siurnya informasi kekerasan di Mesuji yang  diterima masyarakat tidak saja di Lampung maupun di nasional, oleh  sejumlah organisasi baik adat maupun lembaga tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  Ilyas, nama Lampung sudah buruk di mata dunia, padahal Provinsi Lampung  sedang membangun wilayahnya untuk kesejahteraan masyarakatnya. Menurut  LMAL, kasus Mesuji yang berkembang terakhir ini sudah banyak  dipolitisir, sehingga akar masalahnya tidak dapat diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolda  Lampung, Brigjen Pol Joodie Rooseto, menyatakan pihaknya masih menunggu  hasil dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang sudah dibentuk  pemerintah. Pihaknya belum bisa berbuat banyak karena belum ada perintah  dari Mabes Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai keotentikan video yang beredar di  masyarakat terkait kasus Mesuji, ia menegaskan hal tersebut masih  diteliti oleh tim yang terkait. “Semua sudah ditangani tim yang dibentuk  pemerintah pusat,” kata kapolda. Kapolda menegaskan dirinya belum ada  perintah lanjutan dari Mabes Polri terkait dengan kasus Mesuji.(http://www.republika.co.id/berita/regional/nusantara/12/01/04/lx9xqz-kasus-mesuji-rusak-nama-lampung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-566358466967551959?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/566358466967551959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=566358466967551959' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/566358466967551959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/566358466967551959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2012/01/kasus-mesuji.html' title='Kasus Mesuji'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-9104699163367824898</id><published>2011-12-02T02:05:00.000-08:00</published><updated>2011-12-02T02:05:14.045-08:00</updated><title type='text'>Pembenahan Sistem Transportasi</title><content type='html'>Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dari satu tempat  ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan  oleh manusia atau mesin. Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia  dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Di negara maju, mereka biasanya  menggunakan kereta bawah tanah (subway) dan taksi. Penduduk disana  jarang yang mempunyai kendaraan pribadi karena mereka sebagian besar  menggunakan angkutan umum sebagai transportasi mereka. Transportasi  sendiri dibagi 3 yaitu, transportasi darat, laut, dan udara.  Transportasi udara merupakan transportasi yang membutuhkan banyak uang  untuk memakainya. Selain karena memiliki teknologi yang lebih canggih,  transportasi udara merupakan alat transportasi tercepat dibandingkan  dengan alat transportasi lainnya.&lt;a href="http://fahmitheleader.blog.com/files/2011/10/fg3.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; kemacetan di Jakarta hampir  setiap hari terjadi untuk itu diperlukan solusi khusus untuk mengatasi  masalah tersebut. Kerja sama antara pemerintah hingga kepengguna jalan  harus ditingkatkan, jika dari personal sudah tertib dijalan tentunya  akan terciptanya kelancaran di jalan raya &amp;amp; akan mengurangi  kemacetan, sistem transportasi umum yang lebih baik akan membantu pula  mengurangi kemacetan, untuk itu pemerintah harus meningkatkan keamanan,  kenyamanan serta fasilitas yang lebih baik untuk pengguna transportasi  umum agar terciptanya Indonesia yang terbebas dari kemacetan&lt;br /&gt;(http://id.wikipedia.org/wiki/Transportasi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-9104699163367824898?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/9104699163367824898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=9104699163367824898' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/9104699163367824898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/9104699163367824898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/12/pembenahan-sistem-transportasi.html' title='Pembenahan Sistem Transportasi'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-7443418281997134249</id><published>2011-12-02T02:00:00.000-08:00</published><updated>2011-12-02T02:00:53.225-08:00</updated><title type='text'>Eika Berpakaian diKampus</title><content type='html'>Etika berpakaian dikampus sering dianalogikan dengan keadaan mahasiswa dikampus itu sendiri. Namun realitanya banyak yang tidak sejalan dengan analogi tersebut. Mahasiswa layaknya diberi kebebasan, namun banyak juga kebebasan yang disalah gunakan. Contohnya dengan cara berpakaian yang tidak berdasarkan etika kesopanan diperguruan tinggi. Seharusnya mahasiswa lebih mengerti tentang etika untuk menjadi seorang Mahasiswa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-7443418281997134249?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/7443418281997134249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=7443418281997134249' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7443418281997134249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7443418281997134249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/12/eika-berpakaian-dikampus.html' title='Eika Berpakaian diKampus'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-44083035368659412</id><published>2011-12-02T01:35:00.000-08:00</published><updated>2011-12-02T01:35:34.417-08:00</updated><title type='text'>Pernikahan anak Sultan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;Yogyakarta (ANTARA  News) - Rangkaian prosesi pernikahan Gusti Kanjeng Ratu Bendara dengan  Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara yang mulai berlangsung Minggu (16/10)  hingga Selasa (18/10) tidak hanya meriah di lingkungan Keraton  Ngayogyakarta Hadiningrat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Pernikahan putri bungsu Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang  juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku  Buwono X itu juga dirayakan rakyat Yogyakarta dengan menyelenggarakan  pesta rakyat pada 17-18 Oktober 2011.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Rakyat Yogyakarta menggelar pesta di sekitar Plasa Monumen Serangan  Oemoem Satu Maret dengan beragam pertunjukan seni tradisional dan  sajian makanan dari 150 angkringan yang bisa dinikmati pengunjung secara  gratis di tempat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Pada Senin (17/10) disediakan 75 angkringan, begitu pula pada  Selasa (18/10). Angkringan tersebut merupakan sumbangan dari beberapa  perusahaan, perguruan tinggi, organisasi profesi, komunitas hobi,  komunitas sosial, dan individu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      "Angkringan itu merupakan swadaya masyarakat untuk ikut berbahagia  dan merayakan pernikahan putri Sultan," kata Ketua Sekretariat Bersama  (Sekber) Keistimewaan DIY Widihasto Wasana Putra.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Angkringan yang menyajikan nasi "kucing", tempe dan tahu goreng,  tempe dan tahu bacem, pisang rebus dan goreng, serta minuman jahe, susu,  kopi, teh, dan jeruk itu tampak dipadati warga dari berbagai usia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Semua angkringan dipenuhi warga mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa yang ingin menikmati sajian tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      "Kami sungguh senang bisa menikmati berbagai makanan dan minuman  secara gratis. Jika tidak ada pernikahan putri Sultan, kami tidak  mungkin bisa menikmati sajian itu secara cuma-cuma," kata seorang warga  dari Sendangtirto, Berbah, Sleman, DIY, Sunardi (48).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Sunardi yang datang bersama istri dan dua anaknya itu mengatakan,  dirinya senang bisa menyaksikan pentas seni sambil menikmati sajian di  angkringan tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      "Ini benar-benar pesta rakyat, karena warga dapat menikmati suguhan  pentas seni dan berbagai sajian di angkringan tanpa dipungut biaya,"  katanya.   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Seni tradisional yang tampil dalam pesta rakyat antara lain  kolaborasi theklek jathilan oleh Sanggar Melati Indah Gunung Kidul,  nyanyi dan dolanan bocah Jogja Cerah, musik ansambel sekolah alternatif  Booskid.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Selain itu, tari anak oleh Sanggar Kunang-kunang Bantul, tari  ndolalak oleh Sanggar Bina Karya Mandiri Purworejo, tari Kijang (Sanggar  Garuda) Bantul, dan tari Soyong (Sanggar Ceria).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Pada pukul 19.00-22.00 WIB diisi pertunjukan malam Sastra Malioboro  #10 oleh Paguyuban Sastrawan Mataram yang dipimpin Sigit Sugito. Mereka  akan membacakan sejumlah puisi karya Ragil Pragolapati yag hilang di  Gua Langse Panggang, Gunung Kidul, DIY, 21 tahun lalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Dalam pertunjukan tersebut tampil sejumlah penyair, di antaranya  Fauzi Abdul Salam, Erik Indranatan, Adji Muksin Dharmaji, Maria Widy  Aryani, Syam Chandra, dan Hamdi Salad.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Acara pesta rakyat dilanjutkan pukul 22.00-24.00 WIB dengan kidung  pandonga malam midodareni yang diisi dengan macapatan. Kegiatan itu  dipimpin Ketua Pamulangan Sekar Macapat Kridhamardawa Keraton  Ngayogakarat Hadiningrat Kanjeng Mas Tumenggung Projoswasono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Materi macapat yang akan dilantunkan antara lain werdinipun surat  Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq, Kidung Jatimulyo, dan Kidung Pandonga  untuk calon pengantin GKR Bendara dan KPH Yudanegara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Pada Selasa (18/10) pukul 14.00-22.00 WIB akan ditampilkan berbagai  kesenian dari DIY dan daerah lain di Indonesia seperti Grup Reog dari  Pemkab Boyolali, tarian tradisional dari Dinas Pariwisata Solo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Selain itu, tari Caci yang dipersembahkan oleh warga Kabupaten  Manggarai, tari Likurai dari Nusa Tenggara Timur (NTT), tari Dayak, dan  pantomim oleh Sanggar Sermin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Menurut Widihasto, pesta rakyat adalah murni kegiatan budaya untuk  memeriahkan dan merayakan pernikahan putri bungsu Sultan serta memasang  penjor janur pengantin minimal enam meter dan bendera hobo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      "Penggunaan simbol seperti angkringan, penjor janur, dan bendera hobo adalah bentuk lain keistimewaan DIY," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Masyarakat selain menikmati pentas seni dan berbagai sajian di  angkringan secara gratis, juga dapat menyaksikan prosesi pernikahan  putri bungsu Sultan di sekitar tempat itu melalui videotron dan layar  lebar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Di tempat tersebut dipasang videotron yang secara langsung  menayangkan prosesi pernikahan GKR Bendara dengan KPH Yudanegara. Selain  di tempat tersebut, videotron dan layar lebar juga dipasang di sejumlah  titik di Kota Yogyakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      "Videotron dan layar lebar itu di antaranya dipasang di depan  Alun-alun Utara, Alun-alun Selatan, Benteng Vredeburg, dan simpang empat  Kewek," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY Kus  Kasriyati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Dengan adanya videotron dan layar lebar tersebut, warga bisa  menyaksikan prosesi pernikahan putri bungsu Raja Keraton Ngayogyakarta  Hadiningrat secara langsung di tempat-tempat itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      "Warga bisa menyaksikan secara jelas prosesi pernikahan GKR Bendara dengan KPH Yudanegara," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Rangkaian prosesi pernikahan putri bungsu Gubernur DIY yang  berlangsung sejak Minggu (16/10) hingga Selasa (18/10) itu dimulai  dengan ritual "nyantri" bagi mempelai pria, siraman, midodareni, ijab  qabul atau akad nikah, `panggih` (temu) pengantin, kirab pengantin, dan  resepsi pernikahan di Kepatihan," kata putri sulung Sultan, GKR  Pembayun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Prosesi pernikahan tidak hanya dilakukan di keraton, tetapi juga di  luar keraton, yakni kirab pengantin dari keraton menuju Kepatihan dan  resepsi pernikahan di kompleks kantor gubernur DIY.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      Kirab pengantin dari keraton menuju Kepatihan itu akan digelar  Selasa (18/10) menggunakan sejumlah kereta yang ditarik beberapa kuda.  Kirab akan melewati Alun-alun Utara, Jalan Trikora, Jalan Ahmad Yani,  dan Jalan Malioboro.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;      "Kami berharap rakyat Yogyakarta dapat berpartisipasi aktif  menyaksikan pesta rakyat dan kirab pengantin dengan menjaga ketertiban  dan mengindahkan arahan petugas kepolisian dan aparat keamanan lainnya,"  kata Widihasto.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(http://www.antaranews.com/berita/280285/pernikahan-putri-sultan-jadi-pesta-rakyat-yogyakarta)&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-44083035368659412?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/44083035368659412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=44083035368659412' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/44083035368659412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/44083035368659412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/12/pernikahan-anak-sultan.html' title='Pernikahan anak Sultan'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-4351652192172281057</id><published>2011-12-02T01:28:00.000-08:00</published><updated>2011-12-02T01:28:00.216-08:00</updated><title type='text'>Intisari laskar pelangi</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Ini kisah nyata tentang sepuluh &lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://id.shvoong.com/tags/anak/"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;anak&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; kampung di Pulau Belitong, Sumatera. Mereka bersekolah di sebuah SD yang bangunannya nyaris rubuh dan kalau malam jadi kandang ternak. &lt;a href="http://id.shvoong.com/tags/sekolah/"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;sekolah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.shvoong.com/tags/itu/"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;itu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; nyaris ditutup karena muridnya tidak sampai sepuluh sebagai persyaratan minimal. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Pada hari pendaftaran murid baru, kepala sekolah dan &lt;a href="http://id.shvoong.com/tags/ibu/"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;ibu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; guru satu-satunya yang mengajar di SD itu tegang. Sebab sampai siang jumlah murid baru sembilan. Kepala sekolah bahkan sudah menyiapkan naskah pidato penutupan SD tersebut. Namun pada saat kritis, seorang ibu mendaftarkan anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. "Mohon agar anak saya bisa diterima. Sebab Sekolah Luar Biasa hanya ada di Bangka dan biayanya sangat mahal" mohon sang ibu. Semua gembira. Harun, nama anak itu, menyelamatkan SD tersebut. Sekolah pun tak jadi ditutup&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Pada  saatnya para murid diatur tempat duduknya ada satu anak bernama  lintang, dia anak seseorang nelayan yang sangat miskin, setiap hari dia  bersepeda 40 KM dari rumahnya yang berada di tanjong kelumpang, desa  yang sangat jauh di tepi laut sampai ke sekolah. Setiap hari ia selalu  melewati 4 kawasan pohon nipah tempat yang lumayan seram, tak jarang ada  buaya yang sangat besar menyebrang disitu (kadang malah nongkrong).  Walaupun begitu ia tetap semangat &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-AU"&gt;Ia  tak sekalipun pernah bolos dari sekolah meskipun terkadang karena saking  jauhnya jarak perjalanan tersebut terkadang Ia tiba hanya untuk  menyanyikan lagu Indonesia raya&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-AU"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-AU"&gt;dan dia nanti akan menjadi orang yang paling jenius yang pernah ada di dunia ini (mungkin).&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tidak susah menggambarkan sekolah &lt;/span&gt;SD  Muhammadiyah itu, keadaan sekolah yang sudah reyot dengan atap yang  bolong dan pasti bocor jika hujan tiba, dan bisa roboh kalau di tabrak  kambing ngamuk. Mereka tidak punya seragam, apalagi P3K, kalau sakit  bakal diberi obat yang sangat pahit yaitu pil APC yang katanya bisa  menyembuhkan berbagai macam penyakit. Yang rutin datang pun hanya hanya  pembrantas nyamuk. Sekolah ini sangat mirip dengan gudang kopra, malam  harinya buat kandang ternak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Pernah  saat sedang giliran ikal untuk membeli kapur ia bertemu dengan  seseorang yang paling cantik yang pernah ia lihat orang itu namanya A  ling tapi tidak lama setelah itu dia pergi ke Jakarta  sampai malah nanti si andrea akan berkeliling rusia untuk memenangkan  sebuah taruhan dan mencarinya(kalau tidak salah di edensor). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Karena  PN timah yang mendominasi seluruh area tambang belitong maka hampir  semua warga belitong itu miskin. Mereka mendirikan tembok raksaksa agar  tidak dicuri. Jika membandingkan dengan pekerja utama PN timah maka&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;desa  belitong itu hanya seperti tikus yang paceklik di lumbung padi. Di  tempat tinggal para pekerja utama setiap malam kompleksnya itu yang  bersinar sendirian diantara seluruh bagian pulau belitong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Pernah  ada karnafal di sekolah PN timah mahar di percayakan sebagai pemimpin  kelompok. Karena maharlah SD SMP muhammadiyah mendapat piala pertamanya  setelah ber tahun tahun di dirikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Pernah  suatu hari disaat malam hari ada anak bernama flo hilang, walaupun  telah di cari ke seluruh pelosok pulau tidak juga ketemu. Akhirnya para  polisi menggunakan alternatif lain yaitu bertanya kepada tuk bayan tula,  seseorang petapa yang tinggal di pulau yang sangat terpencil banyak  orang pergi kesana tiba tiba hilang begitu saja. Akhirnya setelah  bertanya kepada tuk bayan tula  walaupun sudah pagi dia belum juga ditemukan. Karena kucai iseng bilang  ada gubuk diseberang sungai paling angker/sungai buta jadinya mereka  harus menyeberangi sungai buta walaupun banyak buaya dan ular, akhirnya  flo ketemu juga. Karena kejadian flo sejak itu mahar menjadi seorang  yang sangat tergila gila dengan ilmu gaib walaupun nanti insyaf lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Keajaiban  terjadi lagi karena lintang berhasil memperoleh piagam karena ia telah  memenangkan lomba mata pelajaran dan artinya SD SMP muhammadiyah telah  memiliki 2 prestasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Beberapa  bulan sebelum lulus SMP Lintang, siswa paling jenius anggota laskar  pelangi itu harus berhenti sekolah padahal cuma tinggal satu triwulan  menyelesaikan SMP.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Ia harus berhenti karena ia  anak laki-laki tertua yang harus menghidupi keluarga sebab ketika itu  ayahnya meninggal dunia. Sekarang Indonesia telah kehilangan seorang anak yang super jenius mungkin melebihi ilmuwan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Akhirnya  PN timah yang membuat rakyat miskin dihancurkan dan sekarang rakyat  belitong bisa kembali menikmati tambang mereka yang puluhan tahun di  eksploitasi. Dan setelah semua laskar pelangi telah lulus mereka semua  mendapat masa depan yang lebih cerah ada yang dikirim ke jepang ada juga  yang dapat pekerjaan, tapi lintanglah yang sampai sekarang tidak  diketahui keberadaannya dan keadaannya. setelah SD SMP muhammadiyah  hancur Bu mus mengajar di SD negeri 6 belitong timur. Ikal sendiri  beserta saudaranya yang telah yatim piatu mendapat beasiswa ke soborne  di &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;span style="color: black;"&gt;paris&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Hikmah yang dapat diambil dari ringkasan novel tersebut adalah ketika kemauan mengambil alih diri anda, pasti segalanya akan tercapai tanpa ada sedikit pun yang tersisa.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-4351652192172281057?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/4351652192172281057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=4351652192172281057' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/4351652192172281057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/4351652192172281057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/12/intisari-laskar-pelangi.html' title='Intisari laskar pelangi'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-6492012561399453164</id><published>2011-11-14T05:27:00.000-08:00</published><updated>2011-11-14T05:27:45.709-08:00</updated><title type='text'>TUGAS SPK</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;PERTANYAAN!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Suatu perusahaan akan memproduksi 2 macam barang yang jumlahnya tidak boleh lebih dari 18 unit. Keuntungan dari kedua produk tersebut masing-masing adalah Rp. 750,- dan Rp. 425,- per unit. Dari survey terlihat bahwa produk I harus dibuat sekurang-kurangnya 5 unit sedangkan produk II sekurang-kurangnya 3 unit. Mengingat bahan baku yang ada maka kedua produk tersebut dapat dibuat paling sedikit 10 unit. Tentukan banyaknya produk yang harus dibuat untuk mendapatkan keuntungan yang maksimum ? Formulasikan dan selesaikan masalah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan diatas, silahkan buka link dibawah ini.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://www.scribd.com/doc/72678608/tugasBuDEWI"&gt;http://www.scribd.com/doc/72678608/tugasBuDEWI&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-6492012561399453164?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/6492012561399453164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=6492012561399453164' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6492012561399453164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6492012561399453164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/11/tugas-spk.html' title='TUGAS SPK'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-654605188043750091</id><published>2011-10-12T07:39:00.001-07:00</published><updated>2011-10-12T07:39:34.474-07:00</updated><title type='text'>Thread</title><content type='html'>&lt;b style="color: #990000;"&gt;Thread&lt;/b&gt; adalah alur kontrol dari suatu proses. Sering juga disebut dengan &lt;i style="color: #006600;"&gt;lightweight&lt;/i&gt;  process Merupakan unit dasar dari penggunaan CPU, yang terdiri  dariThread_ID, program counter, register set, dan stack. Sebuah thread  berbagi code section, data section, dan sumber daya sistem operasi  dengan Thread lain yang dimiliki oleh proses yang sama. Terdapat 2 jenis  thread, yaitu (&lt;span style="color: #cc6600;"&gt;Single-threading&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;Sebuah proses tradisional atau &lt;i style="color: #006600;"&gt;heavyweight &lt;/i&gt;process mempunyai thread tunggal yang berfungsi sebagai pengendali. sedangkan (&lt;span style="color: #6600cc;"&gt;Multi-threading&lt;/span&gt;) adalah Sebuah proses dengan thread yang banyak dan mengerjakan lebih dari satu tugas pada satu satuan waktu. &lt;br /&gt;&lt;b style="color: #000099;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Contohnya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  sebuah web browser mempunyai thread untuk menampilkan gambar atau  tulisan sedangkan thread yang lain berfungsi sebagai penerima data dari  internet&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-654605188043750091?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/654605188043750091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=654605188043750091' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/654605188043750091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/654605188043750091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/thread.html' title='Thread'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-3512139078189548319</id><published>2011-10-07T06:20:00.000-07:00</published><updated>2011-10-07T06:20:43.522-07:00</updated><title type='text'>RIM Naik Peringkat secara Global</title><content type='html'>Secara global penjualan ponsel pintar &lt;a href="http://id.blackberry.com/ataglance/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;smart phone&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  menjadi 54,3 juta unit, mengalami peningkatan sebesar 49 persen  dibandingkan tahun lalu. Peningkatan signifikan tersebut tak lepas dari  kontribusi penjualan BlackBerry, iPhone, dan ponsel-ponsel berbasis OS  Android. Peningkatan signifikan tersebut tak lepas dari kontribusi  penjualan BlackBerry, iPhone, dan ponsel-ponsel berbasis OS Android.  Angka tersebut merupakan penelitian terbaru dari Gartner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  perhitungan kuartal I tahun 2010, pencapaian prestasi penjualan Research  In Motion (RIM) menyita perhatian berbagai kalangan pengamat ponsel  pintar. Penjualan RIM yang fantastis telah menggeser posisi Sony  Ericsson dan Motorola dan kini bertengger di posisi keempat secara  global, di bawah Nokia, Samsung, dan LG. Dengan jumlah penjualan handset  BlackBerry yang naik sebanyak 3,4 juta unit pada kuartal pertama, dari  7,2 juta unit di tahun 2009 menjadi 10,6 juta unit di tahun ini. Dari  pencapaian tersebut, ponsel yang tengah naik daun ini menguasai 3,4  persen pangsa pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencapaian ini menempatkan BlackBerry persis  di bawah LG, yang berhasil meluncurkan sekitar 27,2 juta unit ponsel  tahun ini, meningkat 600 ribu dari 26,6 juta unit tahun lalu. Dalam  kuartal pertama tahun ini, LG sukses mempertahankan 8,6 persen pangsa  pasar global.&lt;br /&gt;Dengan  pencapaian yang sangat menakjubkan ini dapat dikatakan bahwa BlackBerry  telah berhasil menunjukkan pernyataannya yang dahulu, bahwa BlackBerry  akan tetap bertahan di pasar smartphone, dan pelanggan dari BlackBerry  tidak akan berpaling ke smartphone lain. Semua ini merupakan hasil dari  usaha RIM untuk terus memenuhi permintaan dari pelanggan dengan  teknologi yang semakin canggih. Hal ini dapat dilihat dari &lt;a href="http://id.blackberry.com/devices/blackberrybold9700/bold_wheretobuy.jsp"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;handphone terbaru&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; RIM yang semuanya dipasangi dengan teknologi 3G, seperti BlackBerry 9700, BlackBerry Pearl 3G, dan BlackBerry Storm 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu RIM juga memberikan tampilan baru pada satu tipe handsetnya yaitu &lt;a href="http://id.blackberry.com/devices/blackberrycurve8500/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BlackBerry 8520&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  dengan menampilkan 4 (empat) warna baru pada handset tersebut. Walaupun  BlackBerry Gemini tidak dilengkapi dengan teknologi 3G, tetapi Gemini  merupakan handset BlackBerry dengan harga yang terjangkau, sehingga  tampilan baru tersebut tetap akan menarik perhatian konsumen dalam  jumlah yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;(http://smartphoneindonesia.blogspot.com/2010/05/rim-naik-peringkat-secara-global.html)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-3512139078189548319?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/3512139078189548319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=3512139078189548319' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/3512139078189548319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/3512139078189548319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/rim-naik-peringkat-secara-global.html' title='RIM Naik Peringkat secara Global'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-6894517876892381315</id><published>2011-10-07T06:16:00.000-07:00</published><updated>2011-10-07T06:16:41.777-07:00</updated><title type='text'>Masalah Lahar Parkir Motor Universitas Gunadarma</title><content type='html'>Pada awal masuk kuliah pertama semester 7 kebetulan saya dapat dikampus E kelapa dua. Seperti biasa saya berangkat dengan menggunakan motor pribadi saya, dan kebetulan saya agak terlambat. Ketika sampai dikampus E saya melihat bermacam-macam jenis manusia yang berkepala botak untuk Mahasiswa laki-lakinya, dan pikiran saya langsung teralih ke bagaimana keadaan parkir motor dikampus ini? sebelum sampai diparkiran motor berbagai jenis motor sudah banyak terpakir didepan gedung (bukan parkiran) dan dari sini mulai terpikirkan masalah dengan parkiran motor di kampus gunadarma ini. Saya sendiri pun pusing memikirkannya, namun satu-satunya solusi adalah ketertiban mahasiswa itu sendiri untuk menata dengan rapih motor yang diparkir masing-masing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-6894517876892381315?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/6894517876892381315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=6894517876892381315' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6894517876892381315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6894517876892381315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/masalah-lahar-parkir-motor-universitas.html' title='Masalah Lahar Parkir Motor Universitas Gunadarma'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-9110135566488084711</id><published>2011-10-07T06:07:00.001-07:00</published><updated>2011-10-07T06:07:56.611-07:00</updated><title type='text'>Android akan menggeser kehadiran Blackberry?</title><content type='html'>Pesaing Research In Motion, produsen smartphone BlackBerry asal Kanada  ini serasa tidak pernah berkurang. Dari iPhone milik Apple yang  merupakan saingan besar dari BlackBerry, sampai pada ponsel Android yang  baru belum lama ini muncul di pasar dan mengklaim akan menyingkirkan  posisi BlackBerry sebagai raja smartphone, terutama untuk di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepak terjang Android di pasar telepon seluler memunculkan berbagai issue tentang kemungkinan berpalingnya pengguna &lt;a href="http://id.blackberry.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BlackBerry Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  ke ponsel Android yang menurut para analis dinilai lebih unggul dari  smartphone BlackBerry, baik dari software yang digunakan maupun  aplikasinya yang lebih menarik. Maka dari itu serbuan ponsel Android  diprediksi akan menjadi ancaman bagi pasar BlackBerry di Indonesia dan  RIM harus memiliki persiapan yang lebih untuk dapat tetap bertahan.&lt;br /&gt;Pernyataan  dari Gregory Wade, Regional Vice President Asia Pacific RIM tentang  berita ini terdengar sangat percaya diri, melihat pesaing baru yang  sangat kuat ini RIM justru mengaku tidak takut, bahkan menyambut  persaingan terbuka ini, mereka siap untuk berkompetisi dengan pesaing  baru ini. Menurut Greg, BlackBerry bukan sekadar handset saja, namun  lebih tepatnya adalah platform end-to-end atau layanan menyeluruh. Mulai  dari infrastruktur back-end, sistem operasi dan services, kemitraan  dengan operator, hingga aplikasi terintegrasi semisal BlackBerry  Messenger. Semuanya ini di tawarkan oleh RIM dalam satu solusi handset  yang aman dan bisa diandalkan, 'the BlackBerry experience', dan itulah  yang membuat BlackBerry berbeda sehingga RIM yakin pelanggan &lt;a href="http://id.blackberry.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BlackBerry Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; akan tetap setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahaya  lain yang menjadi ancaman untuk pasar BlackBerry Indonesia selain dari  aplikasinya yang menarik, harga dari ponsel Android yang relatif lebih  murah dari BlackBerry, serta disediakan oleh banyak vendor, seperti HTC,  Motorola, Samsung, LG, Sony Ericsson, dan lain-lain. Harga dari  ponsel-ponsel Android tersebut berkisar antara Rp 2 jutaan. Persaingan  harga memang merupakan sebuah tantangan yang sulit untuk dielakkan, maka  tidaklah mengherankan jika BlackBerry Onyx, penerus &lt;a href="http://id.blackberry.com/devices/blackberrybold/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BlackBerry Bold 9000&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, mulai turun harga. Penurunan harga ini diduga merupakan langkah untuk dapat tetap bersaing dengan ponsel Android.&lt;br /&gt;(http://smartphoneindonesia.blogspot.com/2010/05/android-pesaing-baru-blackberry.html)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-9110135566488084711?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/9110135566488084711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=9110135566488084711' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/9110135566488084711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/9110135566488084711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/android-akan-menggeser-kehadiran.html' title='Android akan menggeser kehadiran Blackberry?'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-3425889534861427419</id><published>2011-10-07T06:03:00.001-07:00</published><updated>2011-10-07T06:03:42.407-07:00</updated><title type='text'>Seagames diancam Kabut Asap</title><content type='html'>Menjelang SEA Games XXVI, yang akan digelar di Jakarta dan Palembang,  penyelenggara tak hanya sibuk menyiapkan lokasi pertandingan tepat  waktu. Mereka juga harus 'bertempur' mengatasi kabut asap hasil  kebakaran hutan dan lahan di Sumatera.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Kemenko Kesra sudah menyusun tiga  langkah antisipasi kabut asap yang  bisa menggangu jarak pandang itu. Pertama, posko-posko digiatkan,  Bakosurtanal  menyiapkan peta rupa Bumi dengan 3 radius. Dari radius  tersebut, posko  akan melakukan pemantauan di mana titik panas agar  dapat segera  ditanggulangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, operasi hujan buatan lebih  digencarkan mumpung masih ada awan. Yang ketiga, disiagakan juga pesawat  pembom air di udara. " "Supaya menjelang dan setelah pelaksanaan SEA  Games, operasi pemboman  air dapat dilaksanakan, termasuk juga  menggunakan helikopter," kata Sekretaris Kemenko Kesra, Indroyono  Soesilo, di Jakarta, 4 Oktober 2011.&lt;br /&gt;Ia juga memaparkan perkembangan operasi penanggulangan kebakaran  lahan dan hutan di seluruh Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan.  "Operasi telah berjalan baik, baik operasi hujan buatan, pemboman air  dari udara, dan pemadaman hutan di darat. Hasilnya sudah dapat terlihat,  titik panas sudah menurun secara drastis," ungkap Indroyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan  laporan hari ini, kata dia, jarak pandang di Palembang sudah 10  kilometer. "Harapan kami mendekati 11 November, asap sudah sangat  berkurang di Sumatera Selatan supaya kita bisa bersama-sama melaksanakan  SEA Games sebaik-baiknya," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indroyono menungkapkan pada  minggu ketiga Oktober diperkirakan hujan sudah mulai turun di wilayah  Sumatera Selatan dan di Selatan Jawa. Sehinga, titik-titik api bisa  dipadamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEA Games XXVI akan dilaksanakan di Jakarta dan  Palembang pada 11 hingga 22 November mendatang. Sebanyak 43 cabang  olahraga dan 545 nomor pertandingan diperlombakan pada ajang tersebut.  (ren)&lt;br /&gt;(http://nasional.vivanews.com/news/read/252646-jelang-sea-games--operasi-bom-air-digiatkan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-3425889534861427419?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/3425889534861427419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=3425889534861427419' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/3425889534861427419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/3425889534861427419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/seagames-diancam-kabut-asap.html' title='Seagames diancam Kabut Asap'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-7664867199813966707</id><published>2011-10-07T06:00:00.000-07:00</published><updated>2011-10-07T06:00:29.185-07:00</updated><title type='text'>DPR  vs KPK</title><content type='html'>entah sampai kapan wakil rakyat kita terus melakukan ulah seperti tikus yang sedang kelaparan. Mengambilo uang rakyat dan mengamburkannya dengan yang tidak perlu. Sedikit lega dengan adanya KPK, komisi pemberantasan korupsi yang tentunya musuh besar dari DPR. Mereka terus bekejar-kejaran bagai kucing mengejar tikus. Pertentangan untuk bubarnya KPK bukan berita taboo lagi didunia politik kita. Dewan DPR yang tidak mau ketahuan tindak korupsinya berorasi untuk meminta KPK diburkan, sangat klasik dan anak kecil sekali bukan. Tentunya kita sebagai warga negara harus bekerja sama dengan KPK untuk membantas korupsi yang sudah mendarah daging di DPR yang "katanya" dewan perwakilan rakyat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-7664867199813966707?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/7664867199813966707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=7664867199813966707' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7664867199813966707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7664867199813966707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/dpr-vs-kpk.html' title='DPR  vs KPK'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-7287129603347277141</id><published>2011-10-05T07:50:00.001-07:00</published><updated>2011-10-05T07:50:51.713-07:00</updated><title type='text'>PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: Georgia, 'Bitstream Charter', serif; font-size: 14px; line-height: 23px;"&gt;Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, pendidikan, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi dan teknologi komunikasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat pertukaran pikiran. Perkembangan teknologi informasi dan teknologi komunikasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e- seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika. EVOLUSI EKONOMI GLOBAL 1. Ekonomi Agraris, sampai dua ratus tahun yang lalu ekonomi dunia bersifat agraris dimana salah satu ciri utamanya adalah tanah merupakan faktor produksi yang paling dominant. 2. Ekonomi Industri , sesudah terjadi revolusi industri, dengan ditemukannya mesin uap, ekonomi global ber-evolusi ke arah ekonomi industri dengan ciri utamanya adalah modal sebagai faktor produksi yang paling penting. 3. Ekonomi Informasi, saat ini, manusia cenderung menduduki tempat sentral dalam proses produksi, karena tahap ekonomi yang sedang kita masuki ini berdasar pada pengetahuan (knowledge based) dan berfokus pada informasi (information focused). Dalam hal ini telekomunikasi dan informatika memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology). Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu pesat, sehingga memungkinkan diterapkannya cara-cara baru yang lebih efisien untuk produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam Masyarakat atau Ekonomi Informasi. Masyarakat baru ini juga sering disebut sebagai masyarakat pasca industri. Apapun namanya, dalam era informasi, jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor dalam hubungan antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga jagad ini menjadi suatu dusun semesta atau “Global village”. Sehingga sering kita dengar istilah “jarak sudah mati” atau “distance is dead”, yang makin lama makin nyata kebenarannya. Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: Georgia, 'Bitstream Charter', serif; font-size: 14px; line-height: 23px;"&gt;(&lt;a href="http://wijayalabs.wordpress.com/2008/03/08/perkembangan-teknologi-informasi-di-indonesia/"&gt;http://wijayalabs.wordpress.com/2008/03/08/perkembangan-teknologi-informasi-di-indonesia/&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-7287129603347277141?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/7287129603347277141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=7287129603347277141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7287129603347277141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7287129603347277141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/perkembangan-teknologi-informasi-di.html' title='PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-6723075554621802316</id><published>2011-10-05T07:48:00.000-07:00</published><updated>2011-10-05T07:48:25.881-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Manajer, Apakah Mungkin?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bagi mahasiswa yang berkuliah dengan berbasis ilmu Komputer, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Manajerial tidak lah tidak mungkin untuk menjadi seorang manajer. Segala sesuatu bisa terjadi jika anda rajin dan mempunyai kemauan yang tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun rajin pun belum cukup, seorang manajer harus mempunyai aspek softskill dan hardskill yang memadai. Tentunya untuk hardskill kita harus menguasai ilmu dibidang yang kita pelajari tersebut, sedangkan untuk softskill kita harus mempunyai integritas yang tinngi, kemampuan berbicara didepan publik, dapat bekerja sama dengan sesama pekerja, mudah bergaul, bisa menghasilkan keputusan yang cepat dan bijak. jika anda sudah mempunyai kriteria seperti itu dijamin anda akan mudah untuk menjadi seorang Manajer!. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-6723075554621802316?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/6723075554621802316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=6723075554621802316' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6723075554621802316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6723075554621802316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/menjadi-manajer-apakah-mungkin.html' title='Menjadi Manajer, Apakah Mungkin?'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-1394906724809225192</id><published>2011-10-05T07:42:00.000-07:00</published><updated>2011-10-05T07:42:24.325-07:00</updated><title type='text'>Korupsi didalam Perekonomian Indonesia Beserta Dampaknya</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;indonesia merupakan negri yang kaya raya, namun tidak semua kekayaan alam indonesia yang sudah diolah maupun belum, tidak dapat dinikmati oleh masyarakat. Hal ini berdampak buruk bagi &amp;nbsp; angka kemiskinan di Negri ini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;kemiskinan bukan hanya disebabkan karna hasil alam Negri ini yang tidak merata, namun berbagai kasus korupsi yang menyebabkan ketidak merataannya uang yang harusnya untuk disubsidi ke masyarak miskin tidak sampai ketargetnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;dampaknya sangat banyak khususnya bagi rakyat miskin yang harusnya ditanggung oleh pemerintah. Rakyat tersebut tidak dapat menikmati hasil dari subsidi oemerintah karena sebelumnya sudah disunting atau dikorupsikan oleh wakil-wakil rakyat itu sendiri. oleh karna itu jangan lah terlalu berbangga kepada negri yang masih dikuasai oleh tikus-tikus jahat berdasi...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-1394906724809225192?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/1394906724809225192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=1394906724809225192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/1394906724809225192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/1394906724809225192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/korupsi-didalam-perekonomian-indonesia.html' title='Korupsi didalam Perekonomian Indonesia Beserta Dampaknya'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-8608037929322134023</id><published>2011-10-05T07:33:00.000-07:00</published><updated>2011-10-05T07:33:26.271-07:00</updated><title type='text'>Kekerasan Dalam Dunia Pendidikan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #353535; font-family: arial; font-size: 12px;"&gt;PERISTIWA kekerasan yang kerap terjadi di dunia pendidikan dinilai sebagai warisan masa lalu. Kekerasan itu sudah menjadi kultur yang hingga kini masih bertahan di dunia pendidikan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang kultur kekerasan itu belum hilang dalam dunia pendidikan, termasuk di sekolah kedinasan seperti STPDN, IPDN, dan seterusnya,” kata Koordinator Kontras Usman Hamid, di Jakarta, Kamis (22/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usman menyampaikan hal itu menanggapi peristiwa pengeroyokan siswa SMAN 6 Jakarta terhadap wartawan pada Senin (19/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berdasarkan informasi yang kami himpun, tradisi tawuran dan kekerasan di SMAN 6 Jakarta sudah berlangsung sejak 1980-an.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena itu, perlu dipikirkan solusinya. Pada masa lalu, kultur kekerasan itu kuat. Di kampus, saat ospek, kultur itu kuat, apalagi di kalangan Akabri, salah sedikit dipukul,” tambah Usman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu terus berlanjut, menurut Usman, karena tidak adanya pendidikan kebudayaan yang bisa mengarahkan pola pikir siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi itu masih warisan. Kultur kekerasan dalam membangun komunikasi, menyelesaikan masalah, dan menghadapi orang yang berbeda pandangan, masih ada. Karena itu, masih perlu pendidikan kebudayaan, termasuk pendidikan etika.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="penulis" style="color: #666666; font-family: arial; font-size: 11px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;(Moh. Ilyas | Irman)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pelitaonline.com/read/pendidikan/nasional/21/7895/kekerasan-dalam-pendidikan-warisan-masa-lalu/"&gt;http://www.pelitaonline.com/read/pendidikan/nasional/21/7895/kekerasan-dalam-pendidikan-warisan-masa-lalu/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-8608037929322134023?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/8608037929322134023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=8608037929322134023' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/8608037929322134023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/8608037929322134023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/10/kekerasan-dalam-dunia-pendidikan.html' title='Kekerasan Dalam Dunia Pendidikan'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-8324772582199029364</id><published>2011-05-14T20:58:00.001-07:00</published><updated>2011-05-14T20:58:17.509-07:00</updated><title type='text'>wireless LAN</title><content type='html'>&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt;v\:* {behavior:url(#default#VML);}o\:* {behavior:url(#default#VML);}w\:* {behavior:url(#default#VML);}.shape {behavior:url(#default#VML);}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="Body Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults v:ext="edit" spidmax="1029"/&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout v:ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap v:ext="edit" data="1"/&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;"&gt;Wireless LAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Pengertian Wireless&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Wireless merupakan teknologi yang bertujuan untuk menggantikan kabel yang menghubungkan terminal komputer dengan jaringan, dengan begitu computer dapat berpindah dengan bebas dan tetap dapat berkomunikasi dalam jaringan dengan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;kecepatan transmisi yang memadai. Wireless LAN distandarisasi oleh IEEE dengan kode 802.II b yang bertujuan untuk menyamakan semua teknologi nirkabel yang digunakan dibidang computer dan untuk menjamin interoperabilitas antara semua product –product yang menggunakan standar ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="text-indent: 0.5in;"&gt;LAN (Local Area Network) yang biasa kita kenal merupakan suatu jaringan yang menghubungkan (interkoneksi) suatu komunitas Data Terminal Equipment (DTE) yang ditempatkan dalam suatu lokasi&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;(gedung atau grup). Umumnya menggunakan media transmisi berupa kabel baik kabel &lt;i&gt;twisted pair&lt;/i&gt; maupun &lt;i&gt;coaxial, &lt;/i&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;biasa juga disebut dengan wired LAN. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="text-indent: 0.5in;"&gt;Di samping itu ada LAN yang dikembangkan dengan menggunakan medium gelombang radio atau cahaya&lt;i&gt;.&lt;/i&gt; Keuntungannya adalah biaya instalasi yang lebih murah dibandingkan dengan wired LAN, karena tidak dibutuhkan instalasi kabel yang terlalu besar khususnya untuk sub lokasi/sub grup yang agak jauh. Pertimbangan kedua adalah karena wireless LAN ini cocok untuk unit-unit DTE yang portabel dan bersifat mobil. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;Diagram skematik dari dua aplikasi pada wireless LAN dapat diperhatikan pada gambar di bawah ini :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;&lt;span&gt;  &lt;table align="left" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td height="0" width="24"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;td&gt;&lt;img height="405" src="file:///C:/DOCUME%7E1/CORNER%7E1.CLI/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.gif" width="509" /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;br clear="ALL" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Dari gambar dapat kita&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;amati ilustrasi dari dua aplikasi wireless LAN. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;Infrastructure wireless LAN&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada aplikasi ini, untuk mengakses suatu server adalah dengan menghubungkannya ke suatu wired LAN , di mana suatu intermediate device yang dikenal sebagai &lt;i&gt;Portable Access unit (PAU)&lt;/i&gt; digunakan.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Typical-nya daerah cakupan PAU berkisar antara 50 hingga 100 m. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;Ad hoc wireless LAN&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;Pada Ad hoc wireless LAN suatu kumpulan komputer portabel berkomunikasi satu dengan yang lainnya untuk membentuk self-contained LAN. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h1 style="line-height: normal;"&gt;&lt;u&gt;Teknologi Wireless&lt;/u&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="text-indent: 0.25in;"&gt;Ada dua jenis media yang biasa digunakan untuk wireless LAN, yaitu : gelombang radio dan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sinyal optis infra merah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Media Radio&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Gelombang radio telah&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;secara meluas banyak dipakai untuk berbagai aplikasi (seperti TV, telepon selular, dls). Keunggulannya adalah karena gelombang radio dapat merambat menembus objek seperti dinding dan pintu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Path loss&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Semua receiver radio didesain untuk beroperasi pada SNR (perbandingan antara daya signal dengan daya noise) yang telah ditentukan. Biaya yang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;harus dikeluarkan dalam mengembangkan wireless LAN ini lebih banyak pada interface radio yang sanggup menjamin SNR yang tinggi.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Faktor-faktor yang mempengaruhi&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;SNR&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;adalah noise receiver yang merupakan fungsi dari temperatur ambient dan bandwidth dari sinyal yang diterima. &lt;span lang="ES"&gt;Daya sinyal juga merupakan fungsi dari jarak antara pemancar dan penerima. &lt;/span&gt;Kesemua faktor ini membentuk suatu &lt;i&gt;path loss&lt;/i&gt; channel radio untuk sistem wireless LAN.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Interferensi Channel yang berdekatan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Karena menggunakan prinsip pemancaran gelombang radio, maka untuk transmiter yang memiliki frekuensi yang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sama dan berada di satu gedung&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;atau ruang yang berdekatan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dapat mengalami interferensi satu dengan yang lainnya. Untuk sistem Ad hoc, channel yang berdekatan dapat disetup dengan frekuensi yang berbeda sebagai isolator, sementara untuk sistem infrastructure&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dapat diterapkan &lt;i&gt;three cell&lt;/i&gt; &lt;i&gt;repeater&lt;/i&gt; yang masing-masing&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sel yang berdekatan (3 sel) memiliki frekuensi berbeda dengan pola pengulangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;  &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td height="0" width="216"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;td&gt;&lt;img height="131" src="file:///C:/DOCUME%7E1/CORNER%7E1.CLI/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image004.gif" width="216" /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;br clear="ALL" /&gt; &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Multipath&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 30pt; text-align: justify;"&gt;Sinyal radio, seperti halnya sinyal optic dipengaruhi oleh multipath;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yaitu peristiwa di mana suatu ketika receiver menerima multiple signal yang berasal dari transmitter yang sama, yang masing-masing sinyalnya diikuti oleh path yang berbeda di antara receiver dan transmitter. Hal ini dikenal dengan multipath dispersion yang dapat menimbulkan &lt;i&gt;intersymbol interference&lt;/i&gt; (ISI).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Media Inframerah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Inframerah memiliki frekuensi yang jauh lebih tinggi dari pada&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;gelombang radio, yaitu di atas 10&lt;sup&gt;14&lt;/sup&gt; Hz. Inframerah yang digunakan umumnya dinyatakan dalam panjang gelombang (biasanya dalam nanometer) bukan dalam frekuensi. Inframerah yang biasa digunakan adalah yang memiliki panjang gelombang 800 nm dan 1300nm. Keuntungan menggunakan inframerah dibandingkan dengan gelombang radio adalah tidak diperlukan regulasi yang sulit dalam penggunaannya. Untuk mereduksi efek noise pada sinyal infra merah, digunakan bandpass filter.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Device inframerah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Untuk aplikasi wireless LAN, mode operasional yang digunakan adalah untuk memodulasi intensitas output inframerah dari emitter dengan menggunakan sinyal yang termodulasi secara elektris. Variasi intensitas sinyal inframerah yang diterima oleh detektor kemudian dikonversi menjadi sinyal&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;elektris yang ekuivalen.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Mode operasi ini dikenal dengan &lt;i&gt;Intensity Modulation with Direct Detection&lt;/i&gt; (IMDD). &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="line-height: normal; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;Topologi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Link inframerah&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dapat digunakan sebagai salah satu dari dua mode : point to point dan diffuse. Dalam mode point to point, emiter diarahkan langsung pada detektor (photodiode). Mode operasi ini&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;memberikan wireless link yang baik di antara dua bagian equipment, misalnya untuk meng-enable-kan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;komputer portabel untuk mendownload file ke komputer lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="line-height: normal;"&gt;Protocol&lt;/h3&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;Berbagai standard protokol untuk LAN, yang mendeskripsikan layer fisik dan link dalam konteks&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;model referensi ISO diberikan oleh IEEE 802. Standar ini menentukan keluarga protokol yang masing-masing berhubungan dengan suatu metode MAC (Methode&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Access Control). &lt;span lang="IT"&gt;Ada tiga stndar MAC bersama dengan spesifikasi media fisik&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dicantumkan dalam dokumen standard ISO :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span&gt;ü&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;IEEE 802.3 : CSMA/CD bus&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span&gt;ü&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;IEEE 802.4 : Token bus&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span&gt;ü&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;IEEE 802.5 : Token ring&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span&gt;ü&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;IEEE 802.11: Wireless&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Untuk mendapatkan gambaran mengenai bagaimana struktur protokol dibentuk oleh keempat standard ini, perhatikanlah gambar berikut :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;img height="324" src="file:///C:/DOCUME%7E1/CORNER%7E1.CLI/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image006.gif" width="553" /&gt;&lt;br clear="ALL" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangan perangkat telekomunikasi tentunya kita sering mendengar kata wireless, wireless merupakan penghubung dua perangkat yang tidak mengunakan media kabel (nirkabel) teknologi wireless merupakan teknologi tanpa kabel, dalam melakukan hubungan telekomunikasi tidak lagi mengunakan media atau sarana kabel tetapi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini perkembangan teknologi wireless tumbuh dan berkembang dengan pesat, dimana setiap saat kita selalu membutuhkan sarana telokominikasi, hal ini dapat terbukti dengan semakin banyaknya pemakaian telepon selular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;* Infrared (IR)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;* Wireless wide area network (bluetooth)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;* Radio Frequency (RF)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;* Wireless personal area network /telepon seluler(GSM/CDMA)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;* Wireless lan (802.11)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Beberapa Contoh Teknologi Wireless&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Teknologi yang sudah lama namun, pasti kita tidak begitu sadar itu merupakan salah satu Wireless, yaitu Frekuensi Radio. Frekuensi Radio ini merupakan salah satu perintis Wireless, yang sekarang sudah banyak digunakan dalam teknologi selanjutnya seperti ponsel, bluetooth dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Selanjutnya yaitu Sinar Infra Merah atau lebih dikenal Infra Red. Infra Red ini ternyata sebelum dipakai di ponsel sebagai alat transmisi data, sudah dipakai dalam Remote TV atau berbagai Remote lain-nya. Pasti banyak dari Anda yang tidak mengetahuinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Lalu teknologi yang paling booming pada ponsel sampai sekarang, yaitu BlueTooth. Pasti Anda sudah tahu semua. Teknologi BlueTooth ini merupakan modifikasi dari Frekuensi Radio, berbeda dengan Infra Red yang menggunakan medium cahaya. BlueTooth ini merupakan teknologi wireless standard pada ponsel yang berfungsi untuk pertukaran data dari jarak dekat menggunakan frekuensi radio sebesar 2,4Ghz.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Nah sekarang mudah-mudahan Anda semua sudah paham sekali mengenai Wireless. Teknologi ini memang terus berkembang sampai sekarang, dari yang dahulu masih Wireless 1G sampai sekarang yang 4G. Mau tau perkembangan dari awalnya sampai sekarang bagaimana?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;Perkembangan Wireless 1G sampai 4G&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Generasi pertama (1G)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pengembangan teknologi nirkabel ditandai dengan pengembangan sistem analog dengan kecepatan rendah (low speed) dan suara sebagai obyek utama. Dua contoh dari pengembangan teknologi nirkabel pada tahap pertama ini adalah NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Generasi kedua (2G)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pengembangan teknologi nirkabel dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. Sebelum masuk ke pengembangan teknologi Generasi ketiga (3G), banyak pihak sering menyisipkan satu tahap pengembangan, Generasi 2,5 (2,5G) yaitu teknologi komunikasi data wireless secara digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang termasuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Generasi ketiga (3G)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Generasi digital kecepatan tinggi, yang mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Generasi Keempat (4G)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond". Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk meningkatkan kecepatan akses data yang tinggi dan full mobile maka standar IMT-2000 di tingkatkan lagi menjadi 10Mbps, 30Mbps dan 100Mbps yang semula hanya 2Mbps pada layanan 3G. Kecepatan akses tersebut didapat dengan menggunakan teknologi OFDM(Orthogonal Frequency Division Multiplexing) dan Multi Carrier. Di Jepang layanan generasi keempat ini sudah di implementasikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Di negara kita, kita dapat mengikuti secara sederhana perkembangan teknologi ini, mulai dari teknologi 1G berupa telepon analog/PSTN yang menggunakan seluler. Sementara teknologi 2G, 2.5G, dan 3G merupakan ISDN. Indonesia pada saat ini sebenarnya baru saja memasuki dan memulai tahap 3.5G atau yang biasa disebut sebagai HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) yang mampu memberikan kecepatan akses hingga 3.6 Mb/s (termasuk koneksi pita lebar - broadband connection). Berkaitan dengan teknologi 4G, SIP adalah protokol inti dalam internet telephony yang merupakan evolusi terkini dari Voice over Internet Protocol maupun Telephony over Internet Protocol.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;Contoh dalam Jarkom&lt;/h3&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_v2zBpSWEeCM/SQJ1MYdGxnI/AAAAAAAAAAU/vohyEqU0J2Q/s1600-h/networks.jpg"&gt;&lt;span style="color: blue; text-decoration: none;"&gt;&lt;span&gt;&lt;img border="0" height="316" src="file:///C:/DOCUME%7E1/CORNER%7E1.CLI/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image007.jpg" width="299" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Wireless Local Area Network (WLAN) adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisi data. Informasi (data) ditransfer dari satu komputer ke komputer lain menggunakan gelombang radio. WLAN sering disebut sebagai Jaringan Nirkabel atau jaringan wireless. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="more-31"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Proses komunikasi tanpa kabel ini dimulai dengan bermunculannya peralatan berbasis gelombang radio, seperti walkie talkie, remote control, cordless phone, ponsel, dan peralatan radio lainnya. Lalu adanya kebutuhan untuk menjadikan komputer sebagai barang yang mudah dibawa (mobile) dan mudah digabungkan dengan jaringan yang sudah ada. Hal-hal seperti ini akhirnya mendorong pengembangan teknilogi wireless untuk jaringan komputer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps. Sayangnya peralatan yang mengikuti spesifikasi 802.11 kurang diterima dipasar. Througput sebesar ini dianggap kurang memadai untuk aplikasi multimedia dan aplikasi kelas berat lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Ada beberapa istilah yang cukup popular berkaitan dengan wireless. Beberapa di antaranya yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Wi-Fi atau WiFi&lt;br /&gt;Wi-Fi atau Wireless Fidelity adalah nama lain yang diberikan untuk produk yang mengikuti spesifikasi 802.11. Sebagian besar pengguna komputer lebih mengenal istilah Wi-Fi card/adapter dibandingkan dengan 802.11 card/adapter. Wi-Fi merupakan merek dagang, dan lebih popular dibandingkan kata ?IEEE 802.11?.&lt;br /&gt;2. Channel&lt;br /&gt;Bayangkanlah pita frekuansi seperti sebuah jalan, dan channel seperti jalur-jalur pemisah pada jalan tersebut. Peralatan 802.11a bekerja pada frekuensi 5,15 - 5,875 GHz, sedangkan peralatan 802.11b dan 802.11g bekerja pada frekuansi 2,4 - 2,497 GHz. Jadi , 802.11a menggunakan pita frekuensi lebih besar dibandingkan 802.11b atau 802.11g. Semakin lebar pita frekuensi, semakin banyak channel yang tersedia.&lt;br /&gt;Setiap channel dapat digunakan untuk mengangkut informasi secara penuh. Pada 802.11a tersedia sampai 8 non-overlapping channel. Masing-masing dapat ?dibebani? throughput sebesar 54Mbps, atau total throughput 432Mbps. Sedangkan pada 802.11b/g tersedia 3 non-overlapping channel yang masing-masing dapat ?dibebani? throughput sampai 11Mbps, atau total throughput 33Mbps.&lt;br /&gt;Agar dapat saling berkomunikasi, setiap peralatan wireless harus menggunakan channel yang sama. Pengguna dapat mengatur nomor channel saat melakukan instalasi driver atau melalui utiliti bantu yang disediakan masing-masing vendor.&lt;br /&gt;3. MIMO&lt;br /&gt;MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ?Pre-? menyatakan ?Prestandard versions of 802.11n?. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan.&lt;br /&gt;Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.&lt;br /&gt;4. WEP&lt;br /&gt;WEP (Wired Equivalent Privacy) merupakan salah satu fitur keamanan/sekuriti yang bersifat build-in pada peralatan Wi-Fi. Keamanan merupakan masalah yang serius bagi pengguna Wi-Fi akibat gelombang radio yang dipancarkan adapter Wi-Fi dapat diterima oleh semua peralatan Wi-Fi yang ada di sekitarnya (atau gedung di sebelahnya). Tentu saja kondisi semacam ini sangat rawan krn informasi dapat ?ditangkap? dengan mudah. Oleh sebab itu Wi-Fi dibuat dengan beberapa jenis enkripsi : 40 bit, 64 bit, 128 bit dan 256 bit. Pengguna WEP akan meningkatkan keamanan data yang ditransfer meskipun konsekuensinya penurunan throughput data.&lt;br /&gt;5. SSID&lt;br /&gt;SSID (Service Set IDentifier) merupakan identifikasi atau nama untuk jaringan wireless. Setiap peralatan Wi-Fi harus menggunakan SSID tertentu. Peralatan Wi-Fi dianggap satu jaringan jika mengunakan SSID yang sama. Agar dapat berkomunikasi, setiap perlatan wireless haruslah menggunakan SSID dan channel yang sama. SSID bersifat case-sensitive, penulisan huruf besar dan huruf kecil sangat berpengaruh.&lt;br /&gt;6. SES&lt;br /&gt;SES merupakan singkatan dari SecureEasySetup. SES merupakan jawaban terhadap kesulitan setup security jaringan yg selama ini dirasakan sejumlah kalangan. Hanya dengan menekan satu tombol, SES secara otomatis memberikan SSID dan kode sekuriti ke router dan adapter serta menerapkan security WPA (Wireless Protected Access). Untuk menggunakan SES, pengguna hanya perlu menekan tombol SES pada router, lalu pada client, dan selanjutnya kedua perangkat akan membuat sebuah jalur komunikasi yang aman.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-8324772582199029364?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/8324772582199029364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=8324772582199029364' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/8324772582199029364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/8324772582199029364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/05/wireless-lan.html' title='wireless LAN'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-2504548029623664329</id><published>2011-04-06T07:29:00.001-07:00</published><updated>2011-04-06T07:29:54.260-07:00</updated><title type='text'>5 artikel, 5 ilmu</title><content type='html'>Jangan Sepelekan Telur Ayam Kampung &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda penggemar "mata sapi" atau "telur ceplok", sebaiknya Anda memilih telur ayam kampung sebagai telurnya. Kenapa? Karena ternyata kandungan gizi dalam telur ayam kampung lebih tinggi dan lebih menyehatkan daripada telur ayam ras yang biasa dikonsumsi selama ini. Hal ini sudah dibuktikan oleh para peneliti dari Pennsylvania State University, dimana mereka menyimpulkan bahwa nutrisi esensial yang ada pada telur ayam kampung jauh lebih tinggi dibandingkan telur ayam ras. Kadar vitamin E dan Omega-3 yang terdapat dalam telur ayam kampung lebih banyak, yakni lebih kurang dua kali lipatnya. Kita tahu bahwa zat tersebut sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh, menyehatkan jantung, meningkatkan fungsi penglihatan dan kecerdasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuning telur yang terdapat dalam telur ayam kampung juga mengandung zat lecithin dimana bersama omega-3 tersebut bermanfaat dalam menyeimbangkan kadar kolesterol dan lemak jenuh dalam tubuh. Dan bagi Anda penderita kolesterol tinggi, sebaiknya memilih telur ayam kampung sebagai menu pilihan. Ini karena kandungan kolesterol ayam kampung sepertiga lebih sedikit dibandingkan pada telur ayam ras. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lebih mengejutkan, beta karoten yang ada dalam telur ayam kampung jauh lebih tinggi. Ini bisa dilihat dari warna kuning telurnya yang lebih berwarna dan sedikit lebih gelap. Juga kandungan vitamin D-nya yang tiga sampai enam kali lebih banyak dari telur ayam ras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa penyebab telur ayam kampung lebih menyehatkan daripada telur ayam ras? Hal ini tidak lain karena perlakuan dan kebiasaan hidup ayam kampung yang lebih bebas daripada ayam ras yang selalu dikandangkan. Ayam kampung mendapat sinar matahari yang cukup dan selalu bergerak kemana-mana. Beda dengan ayam ras yang selalu dikandang dan tidak mendapat sinar matahari yang cukup. Makanan ayam kampung juga lebih bervariasi seperti biji-bijian, cacing, ulat, dedaunan hijau dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mulai sekarang tidak ada salahnya Anda mulai beralih ke telur ayam kampung. Walaupun sedikit lebih mahal, tapi kesehatan Anda lebih terjaga dan tentunya tidak sebanding dengan nilai kesehatan yang akan Anda dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Cara Agar Kentut Tidak Bau?  &lt;br /&gt;                                                                                        by: IndexArticles Team&lt;br /&gt;Kentut, sesuatu yang selalu hadir di keseharian kita. Kadang terdengar "nyaring", kadang pelan, kadang berbau dan terkadang juga tanpa bau. Namun tahukah Anda apa kentut itu sebenarnya? Apa manfaatnya bagi tubuh dan orang yang menghirupnya? Baca terus artikel ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan angin sembarang angin. Angin yang satu ini antara benci dan rindu. Benci bila ada orang yang mengeluarkannya. Rindu bila sudah seharian tidak merasakannya. Dan cemas, bila sudah dua minggu tidak mengeluarkannya. Namun yang jelas, semua orang pasti memerlukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kentut adalah jalinan proses pengeluaran gas yang berlebihan dari dalam usus melalui anus. Dan ini lebih sering terjadi saat menjelang buang air besar. Banyak faktor yang menentukan tingkat keseringan kentut seseorang. Salah satunya adalah dari pola makan yang biasa dilakukan dan juga pengaruh dari obat-obatan tertentu seperti antibiotik misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa normalkan kentut seseorang yang sehat? Secara rata-rata frekuensi kentut seseorang yang sehat sekitar 10 sampai 14 kali dalam sehari. Dan bila ditampung, volume angin yang diproduksi setiap kali kentut antara 400 sampai ­1.600 ml per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses terjadinya Kentut&lt;br /&gt;Kentut berawal dari proses pencernaan di dalam perut kita. Saat proses pencernaan dan penyerapan makanan terjadi dalam usus halus, makanan yang tidak bisa dicerna serta sulit diserap tubuh akan dibuang ke usus besar atau kolon. Nah, di dalam usus besar ini lah terjadi proses fermentasi yang antara lain menghasilkan sejumlah gas yang dibantu oleh sejumlah bakteri yang bermukin di usus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita mengacu pada proses yang terjadi tersebut, bisa disimpulkan bahwa semakin banyak seseorang mengonsumsi jenis makanan yang sulit dicerna usus, maka semakin meningkat pula proses fermentasi yang dilakukan oleh bakteri. Akibatnya produksi gas pun meningkat. Jenis gas yang diproduksi dalam usus antara lain karbondioksida (CO2), hidrogen (H2) dan metan. Kendati ada pula sumber gas dalam usus yang berasal dari udara luar, seperti nitrogen (N2) dan oksigen (O2). Udara luar ini dapat ikut tertelan akibat aktivitas makan yang tidak benar. Yakni kebiasaan mengunyah permen karet, pemasangan gigi palsu yang kurang tepat, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Aroma Bau Kentut&lt;br /&gt;Secara umum, tidak semua kentut mengeluarkan bau kurang sedap. Terjadinya bau yang kurang sedap saat kentut lebih sering diakibatkan oleh adanya proses pembusukan oleh metabolisme bakteri dalam usus besar seprti bau asam akibat mengonsumsi makanan yang tidak sesuai kemampuan organ pencernaannya. Selain itu, makanan berbau tajam seperti petai, durian nangka dan cempedak juga dapat menyebabkan kentut berbau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian, kentut yang tidak berbau lazimnya terdiri atas 5 komponen gas, yakni gas nitrogen, oksigen, hidrogen, metan dan karbondioksida. Kelima gas inilah yang merupakan porsi terbesar dalam kentut. Nah, bila kentut yang berbau, biasanya ada tambahan gas-gas lain yang mengiringi seperti skatol, indol, hidrogen sulfida, dan asam lemak rantai pendek. Gas-gas ini walaupun terdapat dalam jumlah kecil mampu menimbulkan bau yang menusuk hidung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Agar Kentut Tidak Bau&lt;br /&gt;Ada tips penulis yang bisa dishare disini seputar bagaimana cara agar kentut tidak berbau, yakni dengan buang air besar sesering mungkin. Sisa makanan yang terlalu lama terkurung di dalam usus besar yang sudah berbentuk kotoran, seperti halnya sampah tentu menghasilkan bau yang kurang sedap. Bila tinja ini cepat dibuang, maka usus besar akan cepat kosong dan gas yang ada di dalamnya pun cepat keluar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bila tinja di dalam usus besar ini terlalu lama dipendam dan tidak juga dikeluarkan dalam waktu maksimal 18 jam, maka bau gas akan semakin menumpuk dan menyengat. Sehingga saat kita akan kentut, gas yang seharusnya keluar tidak berbau, akan diboncengi oleh bau kototan yang belum dibuang tadi. Hasilnya kentut akan bau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa uji coba pengalaman penulis ini. Coba Anda dalam sehari itu buang air besar minimal 2 kali sehari yakni pagi dan malan, niscaya kentut Anda tidak akan berbau. Namun coba pula untuk tidak buang air besar lebih dari sehari, apalagi ditambah sampai tiga hari.... wah, silahkan Anda bedakan hasilnya. Jangankan Anda, semut dan cicak yang ada di sekitar Anda pun akan cepat mengungsi dibuatnya, dikira wedhus gembel gunung Merapi tahap kedua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Manfaat Keringat Bagi Tubuh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda apa fungsi keringat sebenarnya? Selama ini kita sering mengeluarkan keringat baik disengaja maupun tidak seperti saat dalam kemacetan di jalan, sedang presentasi di kantor atau sedang makan siang dengan nasi hangat dan lauk sambal pedas. Keringat yang mengucur paling-paling hanya sekedar diseka dengan sapu tangan atau tisu. Kita tidak pernah mencari tahu mengapa keringat keluar dan apa fungsinya bagi tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jurnal penelitian Experimental Psycology, telah dilakukan sebuah penelitian tentang keringat terhadap 37 orang pria dan wanita. Sebagian para sukarelawan tersebut diminta untuk melakukan aktifitas bersepeda selama satu jam untuk mengukur seberapa banyak keringat yang dikeluarkannya serta apa efeknya bagi tubuh. Kesimpulan akhir dari penelitian ini sangat mengejutkan sekali, dimana ternyata volume keringat pria jauh lebih banyak dibandingkan volume keringat wanita. Ini menandakan bahwa tubuh wanita sangat buruk dalam mendinginkan tubuh dari panas yang ditimbulkan oleh aktifitas kerja. Karena fungsi keringat adalah untuk menurunkan suhu tubuh yang meninggi sewaktu melakukan aktifitas berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kesimpulan di atas, penelitian tersebut juga menyatakan bahwa ternyata keluarnya keringat melalui pori-pori kulit sangat baik bagi kesehatan tubuh. Keringat yang keluar ternyata membawa serta toxin atau racun-racun yang ada di dalam tubuh. Jadi, orang yang sering berkeringat lebih sehat dibandingkan orang yang jarang mengeluarkan keringatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kesimpulan di atas dapat dipahami bahwa mulai saat ini Anda tidak perlu ragu untuk berkeringat, karena berkeringat itu menyehatkan. Dan satu hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga cairan yang keluar melalui keringat agar tetap dalam keadaan normal sangat penting sekali. Untuk itu, minum air putih disela-sela aktifitas adalah sangat dianjurkan sekali agar terhindar dari dehidrasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyantap Seafood Itu Menyehatkan Lho...! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda penggemar seafood? Tidak salah kalau Anda menyakai menu hidangan laut ini, karena sebuah penelitian dari University McGill menyimpulkan dalam jurnalnya bahwa kanker prostat dapat dikurangi dengan mengkonsumsi beberap jenis hidangan laut. Juga mengkonsumsi hidangan laut secara rutin minimal sekali seminggu sangat baik bagi stamina dan kesehatan tubuh Anda. Anda tidak perlu takut dengan naiknya kolesterol karena dari penelitian tersebut tidak membuktikan peningkatan kadar kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Anda ingin tahu hidangan menu laut apa saja yang termasuk menyehatkan itu? Berikut keterangannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ikan Mackerel atau Ikan Kembung.&lt;br /&gt;Bila dibandingkan dengan ikan salmon, Ikan kembung ternyata mengandung lebih banyak omega-3 dan selenium. Anda tahu kalau selenium ini sangat dianjurkan yang berguna bagi menjaga kekebalan tubuh kita. Di dalam tubuh, selenium bersama protein akan membentuk enzim antioksidan . Antioksidan ini berfungis untuk menangkal zat-zat yang berbahaya bagi tubuh seperti merkuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ikan Sarden&lt;br /&gt;Untuk kandungan gizi yang palilng tinggi, ikan sarden boleh dibilang lebih unggul. Selain mengandung banyak omega 3 dan juga asam lemak, ikan sarden juga mengandung kalsium dan vitamin D yang baik bagi tulang. Kandungan koenxim Q10 (CoQ10) yang terdapat di dalam daging ikan sarden sangat baik bagi kesehatan jantung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ikan Tilapia atau Nila&lt;br /&gt;Bila ikan lain mengandung omega-3, maka Ikan nila melengkapinya dengan kandungan omega 6. Bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi, ikan ini bisa jadi pilihan karena dibandingkan dengan ikan jenis lainnya, ikan Nila mengandung kolesterol yang sangat rendah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ikan Haddock&lt;br /&gt;Jenis ikan yang banyak terdapat di perairan dingin ini mengandung magnesium, vitamin B6 dan niacin yang sangat tinggi. Selain itu, kandungan fosfor yang terdapat di dalam dagingnya juga lumayan tinggi dibandingkan jenis ikan yang lain. Fosfor ini bermanfaat membantu tubuh dalam mencerna vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E dan K. Dan yang paling unggul dari jenis ikan Haddock ini adalah kadar proteinnya yang setara dengan kadar yang terdapat dalam daging sapi, dengan jumlah kalori yang lebih rendah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Rumput Laut&lt;br /&gt;Siapa yang tak kenal rumput laut. Tanaman laut ini  mengandung banyak vitamin C, B-6, zat besi, kalsium, dan flouride yang tentunya sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan serta kesehatan gigi dan tulang. Selain juga kaya akan serat yang baik bagi sistem pencernaan kita, di dalam rumput laut juga memiliki jumlah protein dan karbohidrat yang melimpah. Kandungan karbohidratnya 40% dari beratnya merupakan sumber energi yang bisa diandalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paham Atheist Membuat Orang Stress Dan Penyakitan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by: Shriniwas Kashalikar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, saat ini mungkin ajaran ini bisa dibilang tidak ada dan syukur alhamdulillah tidak sempat tumbuh dan berkembang. Atheis adalah sebuah ajaran yang tidak mempercayai adanya Tuhan. Dan tentang atheis ini, ada sebuah hasil penelitian yang kesimpulannya sangat mengejutkan. Salah satu Universitas terkenal di dunia yakni Universitas Penn State di Pennsylvania, Amerika Serikat baru-baru ini telah meneliti terhadap 423 kasus yang berhubungan dengan paham atheis sejak tahun 1972 sampai 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dimana orang yang tidak percaya akan Tuhan alias penganut paham atheis cenderung memiliki tingkat kesehatan yang rendah, memiliki pola hidup tidak sehat, perokok, pemabuk dan lebih sering mengalami stress. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Christopher Scheitle, salah seorang peneliti dari Universitas tersebut mengatakan bahwa hilangnya kepercayaan seseorang terhadap Tuhan membuat tingkat kesehatannya memburuk dan membuat ritme kehidupannya sehari-hari tidak teratur. Menurut penelitian tersebut juga, kepercayaan terhadap Tuhan memiliki peran penting dalam mengendalikan emosi dan kebutuhan batin seseorang. Bila kepercayaan ini hilang maka secara bersamaan akan hilang juga pengendali emosi spiritualnya yang berdampak juga pada kondisi fisik dan kesehatan seseorang tersebut pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya buruk bagi kesehatan fisik, ketidakpercayaan kepada Tuhan juga membawa dampak buruk bagi kehidupan sosial seseorang di tengah masyarakat. Begitu penelitian tersebut disimpulkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Semua artikel dikutip dari www.IndexArticles.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-2504548029623664329?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/2504548029623664329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=2504548029623664329' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2504548029623664329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2504548029623664329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/04/5-artikel-5-ilmu.html' title='5 artikel, 5 ilmu'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-4122437975169120409</id><published>2011-03-02T05:52:00.000-08:00</published><updated>2011-03-02T05:54:25.858-08:00</updated><title type='text'>Pengenalan jaringan komputer</title><content type='html'>Latar Belakang&lt;br /&gt;- Pada masa mainframe berkembang, semua komputasi terpusat pada&lt;br /&gt;satu mesin besar yang di dalamnya terkonfigurasi banyak prosesor dan&lt;br /&gt;memory yang besar dengan mekanisme sharing memory dan sharing&lt;br /&gt;prosesor.&lt;br /&gt;- Dari mainframe tersebut terhubung beberapa terminal yang hanya&lt;br /&gt;berfungsi sebagai input dan output. Tidak ada prosesing pada terminal&lt;br /&gt;tersebut. Ini yang disebut dumb terminal&lt;br /&gt;- Sejalan dengan berkembangan teknologi chip, perkembangan komputer&lt;br /&gt;pun berubah. Muncullah Personal Computer (PC) yang mampu&lt;br /&gt;melakukan operasi di komputer itu sendiri tanpa membutuhkan komputer&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;- Dari PC, selain aplikasi desktop yang ada, kemudian berkembang&lt;br /&gt;kebutuhan untuk mengembangkan berbagai aplikasi yang dapat&lt;br /&gt;menghubungkan para pemakai dari PC tersebut.&lt;br /&gt;Pengertian&lt;br /&gt;- Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer autonomous berjumlah&lt;br /&gt;banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam&lt;br /&gt;melaksanakan tugasnya.&lt;br /&gt;- Dua buah komputer dapat dikatakan terinterkoneksi jika keduanya dapat&lt;br /&gt;saling bertukar informasi.&lt;br /&gt;Manfaat Jaringan Komputer&lt;br /&gt;- Resource sharing: Dapat Saling bagi dan dapat bertukar data antar&lt;br /&gt;sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Menghemat uang: Dapat saling bagi pemakaian resources yang mahal&lt;br /&gt;- Reliabilitas tinggi: dapat memiliki sumber-sumber alternatif persediaan&lt;br /&gt;- Skalabilitas, memiliki kemampuan untuk meningkatkan kinerja sistem&lt;br /&gt;secara berangsur-angsur sesuai dengan beban pekerjaan dengan&lt;br /&gt;hanya menambah sejumlah prosesor.&lt;br /&gt;- Medium komunikasi, mampu menjadi media komunikasi antar personal&lt;br /&gt;yang terlibat dalam satu sistem yang menggunakan jaringan komputer&lt;br /&gt;Klasifikasi Jaringan Komputer&lt;br /&gt;Menurut Andrew S. Tanembaum, jaringan komputer diklasifikasikan dalam&lt;br /&gt;kelompok teknologi transmisi sebagai berikut&lt;br /&gt;- jaringan broadcasting&lt;br /&gt;memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh&lt;br /&gt;semua mesin yang ada pada jaringan.&lt;br /&gt;Pesan berukuran kecil, yang disebut paket, yang dikirim satu mesin dan&lt;br /&gt;diterima mesin lainnya.&lt;br /&gt;Dalam tiap paket tersimpan beberapa informasi, antara lain alamat&lt;br /&gt;pengirim, alamat yang dituju, ukuran dan pesan itu sendiri.&lt;br /&gt;Beberapa bentuk operasinya :&lt;br /&gt;● unicasting, satu mesin mengirim paket yang ditujukan pada satu&lt;br /&gt;mesin khusus, sedangkan mesin lain tidak akan memproses paket&lt;br /&gt;tersebut, walaupun ikut ‘mendengar ’&lt;br /&gt;● broadcasting, paket dialamatkan ke semua tujuan dengan&lt;br /&gt;memberikan tanda khusus pada alamat yang dituju.&lt;br /&gt;● multicasting, paket dialamatkan pada suatu subset mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- jaringan point-to-point&lt;br /&gt;terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin.&lt;br /&gt;Sebagai pegangan umum, jaringan yang lebih kecil dan&lt;br /&gt;terlokalisasi secara geografis cenderung menggunakan&lt;br /&gt;broadcasting, sedangkan jaringan yang lebih besar&lt;br /&gt;umumnya menggunakan point-to-point.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Local Area Network (LAN)&lt;br /&gt;Jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang&lt;br /&gt;berukuran sampai beberapa kilometer. LAN dapat dibedakan dari jenis&lt;br /&gt;jaringan lainnya berdasar tiga karakteristik :Media transmisi, protokol dan&lt;br /&gt;topologi.&lt;br /&gt;Contoh teknologi LAN : Ethernet (IEEE 802.3) dan Token Ring (IEEE&lt;br /&gt;802.5)&lt;br /&gt;Metropolitas Area Network (MAN)&lt;br /&gt;- merupakan versi LAN yang lebih besar dan biasanya memakai teknologi&lt;br /&gt;yang sama dengan LAN&lt;br /&gt;- standardisasi IEEE 802.6, yang dikenal dengan nama DQDB (Distributed&lt;br /&gt;Queue Dual Bus)&lt;br /&gt;- MAN dioptimasikan untuk area geografis yang lebih luas daripada LAN.&lt;br /&gt;MAN biasanya dimiliki dan dioperasikan oleh satu organisasi sebagai&lt;br /&gt;fasilitas publik, namun digunakan oleh individu atau organisasi lainnya.&lt;br /&gt;- MAN memiliki tingkat error dan delay yang lebih tinggi daripada LAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A metropolitan area network based on cable TV.&lt;br /&gt;Wide Area Network (WAN)&lt;br /&gt;- WAN terdiri dari, selain media transmisi, terdapat sejumlah switching&lt;br /&gt;node (router) yang saling terkoneksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jika dalam komunikasi router A ke router E melalui perantara router lain,&lt;br /&gt;maka paket akan diterima oleh router perantara dalam keadaan lengkap,&lt;br /&gt;disimpan sampai saluran output menjadi bebas, dan kemudian baru&lt;br /&gt;diteruskan.&lt;br /&gt;- Subnet seperti ini menggunakan prinsip point-to-point, store-andforward,&lt;br /&gt;atau packet-swicted.&lt;br /&gt;- Kemungkinan WAN lainnya menggunakan satelit atau sistem radio.&lt;br /&gt;- Organisasi pendukung WAN yang menggunakan Internet Protokol (IP)&lt;br /&gt;disebut Network Service Provide (NSP), dan inilah inti Internet.&lt;br /&gt;- Dengan menghubungkan WAN milik NSP satu dengan yang lain&lt;br /&gt;menggunakan Internet Packet Interchanges (IPI), suatu infrastruktur&lt;br /&gt;komunikasi global terbentuk.&lt;br /&gt;Jaringan Tanpa Kabel&lt;br /&gt;- Dengan Wireless LAN seorang pemakai yang mobile dapat terkoneksi&lt;br /&gt;ke LAN lewat koneksi tanpa kabel (radio). Standard IEEE 802.11&lt;br /&gt;(http://www.ieee802.org) digunakan oleh para vendor untuk&lt;br /&gt;mengembangkan device untuk mendukung Wireless LAN ini.&lt;br /&gt;- Standarisasi ini menjelaskan dua cara modulasi untuk membangun&lt;br /&gt;komunikasi antar peralatan. Kedua metode modulasi tersebut, yaitu&lt;br /&gt;Direct-sequence spread spectrum (DSSS) dan frequency-hopping&lt;br /&gt;spread spectrum (FHSS), menggunakan teknologi FSK (Frequencyshift&lt;br /&gt;keying) dan memiliki spread spectrum 2.4 GHz.&lt;br /&gt;- Ada empat macam tipe jaringan tanpa kabel, mulai dari murah dan&lt;br /&gt;lambat sampai dengan mahal dan cepat :&lt;br /&gt;A&lt;br /&gt;E&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bluetooth (http://www.bluetooth.com), adalah spefikasi industri&lt;br /&gt;komputasi dan telekomunikasi yang menjelaskan bagaimana&lt;br /&gt;telepon bergerak, komputer dan personal digital assistant (PDA)&lt;br /&gt;dapat dengan mudah terinterkoneksi satu dengan lainnya dan juga&lt;br /&gt;dapat terinterkoneksi dengan telepon dan komputer dengan&lt;br /&gt;koneksi tanpa kabel. Bluetooth membutuhkan chip tranceiver pada&lt;br /&gt;tiap peralatannya. Transceiver mengirim dan menerima pada band&lt;br /&gt;frekuensi 2.45 GHz. Bluetooth menyediakan 3 saluran suara dan 1&lt;br /&gt;saluran data. Setiap device memiliki alamat 48-bit sesuai dengan&lt;br /&gt;standard IEEE 802. Maksimum jarak adalah 10 meter, dan memiliki&lt;br /&gt;kecepatan pertukaran data 1 Mbps (bit per second).&lt;br /&gt;- IrDA (Infrared Data Association) (http://www.irda.org/), adalah&lt;br /&gt;standard device untuk berkomunikasi dengan lainnya&lt;br /&gt;menggunakan pulsa cahaya infrared. IrDA mampu memberikan&lt;br /&gt;kecepatan transmisi data mencapai 4 Mbps dengan maksimum&lt;br /&gt;ukuran data 2048 byte. IrDa ada kelemahan, yaitu kurang fleksibel,&lt;br /&gt;karena dua device yang menggunakan IrDA harus memperhatikan&lt;br /&gt;arah pasangannya.&lt;br /&gt;- HomeRF (SWAP) (http://www.homerf.com/), HomeRF (Home&lt;br /&gt;Radio Frequency) adalah jaringan tanpa kabel untuk rumah/bisnis&lt;br /&gt;kecil standard yang dikembangkan oleh Proxim Inc. yang&lt;br /&gt;menggabungkan antara Digital Enhanced Cordless&lt;br /&gt;Telecommunications (DECT) standarisasi telepon portabel dengan&lt;br /&gt;802.11b. HomeRF menggunakan FHSS dengan kecepatan&lt;br /&gt;mencapai 1.6 Mbps dan menjangkau area 150 ft, jadi sangat cocok&lt;br /&gt;untuk jaringan dalam suatu rumah. HomeRF dirancang untuk dapat&lt;br /&gt;berada dalam satu lokasi dengan jaringan wireless lain dan dapat&lt;br /&gt;bertahan dengan suatu interferensi (misal dari microwave).&lt;br /&gt;- WECA (Wi-Fi) (http://www.weca.net/), merupakan standard yang&lt;br /&gt;dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan jaringan tanpa kabel&lt;br /&gt;dunia usaha yang areanya lebih luas dan membutuhkan bandwidth&lt;br /&gt;yang lebih besar daripada HomeRF. Wi-Fi menerapkan mekanisme&lt;br /&gt;DSSS dan dikatakan memenuhi standarisasi IEEE 802.11b. Wi-Fi&lt;br /&gt;menyediakan bandwidth mencapai 11 Mbps. Setiap device yang&lt;br /&gt;kompatibel dengan standard Wi-Fi diberikan suatu logo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dengan menggunakan Wireless LAN PCMCIA (Personal Computer&lt;br /&gt;Memory Card Industry Association) memungkinkan sebuah laptop&lt;br /&gt;terhubung ke LAN dengan wireless LAN.&lt;br /&gt;VPN (Virtual Private Network)&lt;br /&gt;- Adalah suatu jaringan private yang menggunakan infrastruktur jaringan&lt;br /&gt;komunikasi public dengan menggunakan tunneling protocol dan&lt;br /&gt;prosedur sekuriti.&lt;br /&gt;- VPN saat ini banyak digunakan untuk diterapkan pada jaringan extranet&lt;br /&gt;ataupun intranet.&lt;br /&gt;- VPN mendukung paling tidak 3 mode pemakaian :&lt;br /&gt;● koneksi client untuk akses jarak jauh&lt;br /&gt;● LAN-to-LAN internetworking&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;● Pengontrolan akses dalam suatu intranet&lt;br /&gt;- Oleh karena infrastruktur VPN menggunakan infrastruktur&lt;br /&gt;telekomunikasi umum, maka dalam VPN harus menyediakan beberapa&lt;br /&gt;komponen, antara lain :&lt;br /&gt;• Konfigurasi, harus mendukung skalabilitas platform yang digunakan,&lt;br /&gt;mulai dari konfigurasi untuk kantor kecil sampai tingkat enterprise.&lt;br /&gt;• Keamanan, antara lain dengan tunneling (pembungkusan paket&lt;br /&gt;data), enkripsi, autentikasi paket, autentikasi pemakai dan kontrol&lt;br /&gt;akses&lt;br /&gt;• Layanan-layanan VPN, antara lain fungsi Quality of Services (QoS),&lt;br /&gt;layanan routing VPN yang menggunakan BGP, OSPF dan EIGRP&lt;br /&gt;• Peralatan, antara lain Firewall, pendeteksi pengganggu, dan&lt;br /&gt;auditing keamanan&lt;br /&gt;• Manajemen, untuk memonitor jaringan VPN&lt;br /&gt;Gambaran Hubungan Jaringan Lokal dengan Jaringan Global&lt;br /&gt;(Internet)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan LAN&lt;br /&gt;Berdasar pemrosesan data yang harus didukung dalam suatu organisasi,&lt;br /&gt;dapat dikelompokkan perlengkapan LAN dalam 3 kategori :&lt;br /&gt;- PC dan workstation, banyak ditemukan pada departemental&lt;br /&gt;- Server, digunakan dalam satu departemen dan digunakan atau dishare&lt;br /&gt;oleh beberapa user&lt;br /&gt;- Mainframe, untuk database dan aplikasi yang komplek, mainframe tetap&lt;br /&gt;dibutuhkan.&lt;br /&gt;Standarisasi Jaringan&lt;br /&gt;● Dalam industri bidang jaringan komputer, terdapat banyak sekali vendor&lt;br /&gt;hardware maupun software yang saling bersaing untuk mendapatkan&lt;br /&gt;pangsa pasarnya melalui produk-produk yang ditawarkan.&lt;br /&gt;● Kondisi ini menjadikan beberapa produk atau teknologi yang dikeluarkan&lt;br /&gt;antara satu dengan lainnya tidak dapat saling digabungkan atau tidak&lt;br /&gt;standard.&lt;br /&gt;● Untuk itu perlu adanya suatu badan atau organisasi yang melakukan&lt;br /&gt;standarisasi teknologi jaringan komputer.&lt;br /&gt;Lapis 1: Mainframe&lt;br /&gt;dan superkomputer&lt;br /&gt;Lapis 2: Backbone LAN&lt;br /&gt;Lapis 3: LAN&lt;br /&gt;Workstation Cluster&lt;br /&gt;Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;● Berikut beberapa organisasi yang dapat kita ketahui berperan dalam hal&lt;br /&gt;standarisasi di dunia telekomunikasi dan jaringan komputer.&lt;br /&gt;A. Organisasi Standarisasi untuk telekomunikasi&lt;br /&gt;● ITU (International Telecommunication Union), berperan sebagai&lt;br /&gt;organisasi yang menstandarisasi telepon. Dibentuk pada tahun 1865&lt;br /&gt;oleh beberapa negara Eropa, dimana pada saat itu berperan untuk&lt;br /&gt;standarisasi kode morse atau telegraf.&lt;br /&gt;ITU memiliki 3 layanan pokok :&lt;br /&gt;1.Radiocommunication sector (ITU-R)&lt;br /&gt;2.Telecommunications Standardization Sector (ITU-T). Dari tahun 1956&lt;br /&gt;- 1993, ITU-T dikenal dengan nama CCITT (Comite Consultatif&lt;br /&gt;International Telegraphique et Telephonique). Salah satu yang sudah&lt;br /&gt;distandarisasi adalah X.25.&lt;br /&gt;3.Development Sector (ITU-D).&lt;br /&gt;B. Organisasi Standarisasi Internasional&lt;br /&gt;● Berbagai standard internasional dihasilkan oleh ISO (International&lt;br /&gt;Standards Organization), sebuah organisasi yang dibentuk tahun 1946.&lt;br /&gt;Anggota dari organisasi ini antara lain ANSI (US), BSI (Inggris), AFNOR&lt;br /&gt;(Peranci), DIN (Jerman), dan masih banyak lainnya kurang lebih 85&lt;br /&gt;anggota.&lt;br /&gt;● Organisasi lain yang turut bermain dalam standarisasi dunia adalah IEEE&lt;br /&gt;(Institute of Electrical and Electronics Engineers). Sudah banyak&lt;br /&gt;standard yang dihasilkan, antara lain IEEE 802 untuk teknologi LAN,&lt;br /&gt;dimana teknologi ini juga di dukung dengan standarisasi IDO 8802.&lt;br /&gt;C. Organisasi Standarisasi untuk Internet&lt;br /&gt;● Untuk standarisasi Internet, memiliki mekanisme tersendiri yang berbeda&lt;br /&gt;dengan ITU-T ataupun ISO. Mekanisme ini dibentuk pada awalnya dari&lt;br /&gt;sebuah komite informal yang dibentuk oleh DoD setelah ARPANET&lt;br /&gt;terbentuk yang disebut dengan IAB (Internet Activities Board).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;● Pada komite inilah menampung semua ide atau pemikiran yang secara&lt;br /&gt;terbuka didiskusikan. Para anggota komite informal ini saling&lt;br /&gt;mempublikasikan technical report yang disebut RFC (Request for&lt;br /&gt;Comments). RFC disimpan secara on-line, sehingga siapapun dapat&lt;br /&gt;mengakses dan memberikan komentar. Setiap RFC yang masuk&lt;br /&gt;diberikan suatu nomor urut.&lt;br /&gt;● Pada tahun 1989, oleh karena Internet terus bertumbuh, maka diperlukan&lt;br /&gt;suatu badan organisasi yang formal, maka IAB direorganisasi kembali&lt;br /&gt;menjadi IRTF (Internet Research Task Force) dan juga dengan IETF&lt;br /&gt;(Internet Engineering Task Force).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(http://onlinesoftskills.files.wordpress.com/2011/03/jarkom1.pdf)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-4122437975169120409?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/4122437975169120409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=4122437975169120409' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/4122437975169120409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/4122437975169120409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/03/pengenalan-jaringan-komputer.html' title='Pengenalan jaringan komputer'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-6884760174330626303</id><published>2011-03-01T05:21:00.000-08:00</published><updated>2011-03-01T05:21:21.892-08:00</updated><title type='text'>Konsep Subnetting dan Implementasinya</title><content type='html'>Kali ini kita akan membahas sedikit mengenai subnetting. Dengan  subnetting, kita dapat menentukan jumlah host yang akan digunakan di  dalam jaringan. Apa manfaat menentukan banyaknya host di dalam suatu  jaringan? Banyak, salah satunya adalah mengefisiensikan penggunaan  resource yang digunakan untuk membroadcast ke jaringan. Bila kita hanya  punya 10 host, tapi subnetmask kita tidak kita set untuk hanya 10 host,  maka paket data yang masuk ke jaringan akan dibroadcast ke seluruh  alamat IP (host), walaupun host itu pada kenyataannya tidak pernah ada.  Oleh karena itu, maka kita perlu menggunakan subnetting untuk  mengefisiensikan penggunaan bandwitdh jaringan. Bagaimana cara memecah network menjadi subnetwork? Salah satunya  menggunakan subnetmask. Pada artikel ini, kita akan menggunakan IP v4  class C untuk contohnya. Untuk memulai, mari kita buktikan nilai default  dari IP Class C. Untuk Class C bila tidak dibuat subnet, maka default  subnetmasknya adalah 255.255.255.0 dan jumlah maksimal host/clientnya  adalah 254 host. Mari kita buktikan dengan menghitungnya.&lt;br /&gt;Misal sebuah network dengan alamat 192.168.0.0/24. Berapa  subnetmasknya? Subnet dapat dilihat dari angka /24 berarti subnetnya  adalah 24 bit. Karena alamat IP v.4 merupakan 32 bit dan dibagi menjadi 4  (setiap 8 bit dipisah menggunakan titik), jadi subnetnya adalah  255.255.255.0. Kok bisa? Mari kita sok tahu dikit.&lt;br /&gt;IP = 32 bit = X.X.X.X&lt;br /&gt;Setiap X mewakili 8 bit, bit = binary = nilai 0 atau 1&lt;br /&gt;/24 berarti bit yang bernilai 1 ada 24 buah, ditulis dari kiri ke kanan&lt;br /&gt;/24 = 11111111.11111111.11111111.00000000 = 255.255.255.0&lt;br /&gt;NB: pada kenyataannya, /xx atau disebut prefix tidak pernah  dituliskan saat kita mengonfigurasi IP untuk komputer. Karena komputer  sudah dapat menentukan prefix secara otomatis menggunakan subnetmask.  Misal, kita akan mengeset IP untuk client/host pada network  192.168.0.0/24, maka yang perlu kita lakukan adalah menentukan alamat IP  untuk host (192.168.0.1 – 192.168.0.254), subnetmask default  (255.255.255.0), dan alamat default gateway serta alamat DNS servernya  saja. Kita tidak perlu menuliskan IP 192.168.0.x/24.&lt;br /&gt;Kembali ke pokok bahasan, setelah diketahui subnet masknya, kita dapat menghitung jumlah hostnya dengan cara:&lt;br /&gt;Jumlah Host = 2n – 2&lt;br /&gt;Kenapa dikurangi 2? Karena digunakan untuk alamat network (biasanya host  ke-0, untuk contoh ini maka alamat network = 192.168.0.0) dan alamat  broadcast (biasanya host terakhir, untuk contoh ini maka alamat  broadcast = 192.168.0.255). Berapa nilai n? n = banyaknya angka 0 pada  subnetmask (angka 0 dihitung pada nilai binary bukan desimal). Pada  contoh di atas, berarti n = 8. Jadi jumlah host adalah 28 – 2 = 256 – 2 =  254 host.&lt;br /&gt;Jadi jaringan dengan subnetmask 255.255.255.0 mempunyai jumlah host  sebanyak 254 host. Pada tahap ini, terbukti bahwa IP class C bila tidak  disubnet, maka akan mempunyai jumlah host sebanyak 254 host. Lalu  bagaimana bila ternyata hanya terdapat 10 host saja? Seperti pernyataan  yang terdapat di paragraf pertama, akan terjadi banyak sekali  pemborosan. Di sinilah kegunaan subnetting.&lt;br /&gt;Bila kita hanya mempunyai 10 host, maka kita dapat menggunakan  subnetmask 255.255.255.240 untuk mengefisiensikan jaringan kita.  Bagaimana cara mengetahuinya? Mari kita bersama-sama menghitungnya.&lt;br /&gt;Jumlah Host = 2n – 2&lt;br /&gt;10 &amp;lt;= 2n – 2&lt;br /&gt;n = 4, diperoleh dari 2n – 2 yang mendekati 10&lt;br /&gt;n mewakili host portion pada subnetmask. Karena host portion yang  dipakai hanya 4, maka sisanya (4 bit) akan dipakai sebagai subnet  portion. Seperti yang telah kita ketahui, n merupakan jumlah angka 0  dari subnetmask, dihitung/ditulis dari kanan. Dengan demikian,  subnetmask subnetwork yang baru adalah 255.255.255.11110000 =  255.255.255.240.&lt;br /&gt;NB: subnetmask dibagi menjadi 2 bagian, yaitu subnet portion  (diwakili dengan angka 1 pada nilai binary) dan host portion (diwakili  dengan angka 0 pada nilai binary). Untuk IP class C, nilai default  subnet portionnya adalah 24 bit, dan host portionnya adalah 8 bit.&lt;br /&gt;Dengan subnetmask 255.255.255.240, berapakah jumlah host maksimal dan  berapa jumlah subnet yang dapat dibuat? Untuk menghitung jumlah host,  digunakan rumus 2n – 2, n kecil mewakili jumlah angka 0 pada host  portion. Sedang untuk menghitung jumlah subnet, kita dapat menggunakan  rumus 2N – 2 (menurut cisco), N mewakili jumlah angka 1 pada host  portion.&lt;br /&gt;NB: untuk mencari jumlah subnet, ada yang menggunakan rumus 2N saja  tanpa dikurangi 2. Hanya cisco yang mengurangkan dengan dua, karena  secara default router cisco tidak menggunakan subnet ke-0 (kalau gak  salah istilahnya “no ip zero subnet”) dan subnet yang terakhir digunakan  untuk cadangan. Aku kurang paham tentang masalah ini.&lt;br /&gt;Untuk contoh ini, maka klasifikasi jaringan yang baru adalah&lt;br /&gt;Jumlah host/subnet = 2n – 2 = 24 – 2 = 14 host&lt;br /&gt;Jumlah subnet = 2N – 2 = 24 – 2 = 14 subnet&lt;br /&gt;Setelah kita menggunakan subnetmask 255.255.255.240, maka jaringan  kita telah terbagi menjadi 14 subnet dengan jumlah maksimal host per  subnet adalah 14 host. Lha kan Cuma ada 10 host doang? Ya gak papalah,  memboroskan bandwidth untuk 4 host, masih lebih irit bila dibandingkan  dengan 244 host, kan? Betul gak sih?&lt;br /&gt;Klasifikasi jaringan 192.168.0.0/28&lt;br /&gt;Subnet #0 (defaultnya tidak digunakan pada router cisco)&lt;br /&gt;Alamat network = 192.168.0.0/28&lt;br /&gt;Alamat host = 192.168.0.1/28 – 192.168.0.14/28&lt;br /&gt;Alamat broadcast = 192.168.0.15/28&lt;br /&gt;Subnet #1&lt;br /&gt;Alamat network = 192.168.0.16/28&lt;br /&gt;Alamat host = 192.168.0.17/28 – 192.168.0.30/28&lt;br /&gt;Alamat broadcast = 192.168.0.31/28&lt;br /&gt;Dan seterusnya…&lt;br /&gt;NB: prefik /28 diperoleh dari default value (24) ditambah dengan jumlah host portion yang digunakan untuk subnet portion (4)&lt;br /&gt;(http://dhoniedasta.wordpress.com/2009/04/15/konsep-subnetting-dan-implementasinya/)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-6884760174330626303?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/6884760174330626303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=6884760174330626303' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6884760174330626303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6884760174330626303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/03/konsep-subnetting-dan-implementasinya.html' title='Konsep Subnetting dan Implementasinya'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-2653260487974671886</id><published>2011-02-23T21:13:00.000-08:00</published><updated>2011-02-23T21:13:47.900-08:00</updated><title type='text'>kalimat penalaran dan argumentasi dalam artikel</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Artikel Tentang TCP/IP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet  Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas  internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer  lain di dalam jaringan Internet.&lt;br /&gt;Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite).&lt;br /&gt;Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat  ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak  (software) di sistem operasi.&lt;br /&gt;Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal  1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan  komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas  (WAN)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat  independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan,  sehingga dapat digunakan di mana saja.&lt;br /&gt;Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut  sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus  juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di  Internet.&lt;br /&gt;Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok  untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan  keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat  semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet  Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet  Engineering Task Force (IETF).&lt;br /&gt;Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan,  dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai  Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.(http://finderonly.com/2008/07/02/artikel-tentang-tcpip/)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Mengapa Jaringan Perlu Dimonitor?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Meskipun  ada banyak alasan untuk memonitor jaringan, dua alasan utama adalah  memperkirakan perubahan untuk masa depan dan mendeteksi perubahan yang  tak terduga pada jaringan&lt;/span&gt;. Perubahan yang tak terduga bisa meliputi hal  seperti router atau switch yang tidak berfungsi, hacker mencoba  mendapatkan akses ke jaringan, atau kesalahan jalur komunikasi.&lt;span style="color: red;"&gt; Tanpa  kemampuan untuk memonitor jaringan, administrator hanya dapat bereaksi  terhadap masalah pada waktu mereka muncul, bukannya lebih dulu mencegah  masalah supaya tidak terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memonitoring Wide  Area Network menggunakan banyak cara yang sama seperti pada Local Area  Network. Salah satu perbedaan utama antara WAN dan LAN adalah penempatan  fisik peralatan. Penempatan dan penggunaan tool monitoring menjadi  sangat penting bagi operasional Wide Area Network yang tidak boleh  terganggu. (http://www.semestainformatika.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=34&amp;amp;Itemid=9)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Biaya Jaringan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Administrasi  jaringan meliputi banyak tanggung jawab, termasuk analisis biaya. Ini  berarti tidak hanya biaya desain dan implementasi jaringan, tetapi juga  biaya pemeliharaan, upgrade, dan monitoring jaringan. Menentukan biaya  instalasi jaringan bukanlah tugas yang sulit bagi sebagian besar  administrator jaringan. Daftar perangkat dan harga sudah tersedia; biaya  tenaga kerja dapat dihitung menggunakan rating tetap. Sayangnya, biaya  pembangunan jaringan hanyalah permulaan saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berikut  adalah beberapa faktor biaya lain yang harus dipertimbangkan:  pertumbuhan jaringan; pelatihan teknisi dan user; dan penggunaan  software. Biaya-biaya ini jauh lebih sulit diperkirakan dibanding biaya  membangun jaringan. &lt;span style="color: red;"&gt;Administrator jaringan harus bisa melihat historis  tren dan pertumbuhan perusahaan untuk memperkirakan biaya pertumbuhan  jaringan&lt;/span&gt;. Seorang manajer harus melihat software dan hardware baru untuk  menentukan apakah perusahaan akan mengimplementasikan mereka dan kapan,  termasuk&lt;br /&gt;pelatihan para staf untuk mendukung teknologi baru tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Biaya  peralatan untuk operasional yang kritis juga perlu dimasukkan ke dalam  biaya pemeliharaan jaringan. Bayangkan, bisnis berbasis Internet yang  menggunakan satu router untuk terhubung ke Internet. Jika router  tersebut tidak berfungsi, perusahaan Anda tidak dapat melakukan kegiatan  sampai router diganti. Ini bisa menyebabkan perusahaan menderita jutaan  rupiah karena kehilangan penjualan. &lt;span style="color: blue;"&gt;Administrator jaringan yang  bijaksana akan menyimpan router cadangan untuk memperkecil waktu  downtime perusahaan.&lt;/span&gt;(http://www.semestainformatika.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=34&amp;amp;Itemid=9)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Konfigurasi Server dan Workstation&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Rincian  konfigurasi server dan workstation dibuat untuk masing-masing host yang  terhubung ke jaringan&lt;/span&gt;. Informasi pada dokumen ini distandardisasi dan  berisi hal-hal, seperti pembuatan dan model komputer, nomor seri, drive  floppy, harddisk, drive DVD/CD-ROM, kartu suara dan jaringan, jumlah  RAM, dan rincian fisik lainnya dari komputer. &lt;span style="color: blue;"&gt;Dokumen ini juga meliputi  rincian konfigurasi komputer, konfigurasi IRQ, DMA dan Base Memory dari  kartu peripheral. Terakhir, dokumen berisi lokasi fisik, user, dan  identitas jaringan (alamat IP, MAC address, subnet, topologi) dari  komputer itu.&lt;/span&gt; (http://www.semestainformatika.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=34&amp;amp;Itemid=9)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;User Policy&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;User policy merupakan  dokumen yang bisa jadi paling penting dan bermanfaat bagi administrator  jaringan.&lt;/span&gt; Mereka berisi bagaimana user berhubungan dengan jaringan.  Policy tersebut meliputi apa yang boleh dan apa yang tidak dibolehkan  pada jaringan. Juga harus disertakan apa nanti konsekuensi bagi user  yang melanggar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aspek lain dari user policy  meliputi user ID dan panjang password minimum yang diharuskan, dan  aturan untuk isi password. &lt;span style="color: red;"&gt;User policy perlu dibuat bersama manajemen  perusahaan supaya policy tersebut bisa diterima dan dilaksanakan&lt;/span&gt;.  Sebagai administrator jaringan, sedapat mungkin buat jaringan yang  paling aman dan fungsional bagi perusahaan. Namun, pastikan policy  jaringan tidak bertentangan dengan kebijakan perusahaan atau membatasi  para user dalam mengakses resource yang diperlukan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Informasi  yang dicatat pada dokumen yang disebutkan menciptakan dokumentasi  jaringan untuk sistem Anda. Dokumentasi ini akan membuat maintenance dan  upgrade jaringan menjadi lebih teratur. Dokumentasi ini akan memberikan  titik awal kepada administrator untuk kembali jika upgrade mengalami  masalah atau jika perlu memulihkan jaringan yang tidak berfungsi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Satu  poin terakhir tentang dokumentasi jaringan adalah bahwa dokumentasi  perlu diperbarui secara kontinyu dengan upgrade dan perubahan  konfigurasi jaringan terbaru. Jika tidak dilakukan, dokumentasi tidak  akan mempunyai hubungan yang kuat dengan implementasi jaringan yang  sedang digunakan.(http://www.semestainformatika.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=34&amp;amp;Itemid=9)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;#tulisan berwarna &lt;span style="color: red;"&gt;merah&lt;/span&gt; menyatakan kalimat penalaran, sedangkan &lt;span style="color: blue;"&gt;biru&lt;/span&gt; yaitu argumentasi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-2653260487974671886?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/2653260487974671886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=2653260487974671886' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2653260487974671886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2653260487974671886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2011/02/kalimat-penalaran-dan-argumentasi-dalam.html' title='kalimat penalaran dan argumentasi dalam artikel'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-4398931417139065997</id><published>2010-11-23T10:18:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T10:18:16.949-08:00</updated><title type='text'>positif dan negatif pola hidup konsumtif</title><content type='html'>Setiap individu dari kita akan merasa senang dengan kehadiran produk  atau layanan yang lebih canggih dan praktis. Tidak terkecuali teknologi  internet yang telah merobohkan batas dunia dan media televisi yang  menyajikan hiburan, informasi serta berita aktual. Begitu juga,  handphone yang telah membantu komunikasi sesama manusia untuk kapan saja  meskipun satu dengan yang lainnya berada di dunia Utara-Selatan atau  belahan Timur – Laut. &lt;br /&gt;Teknologi + Kebebasan – Edukasi = Kehancuran&lt;br /&gt;Setiap teknologi memberikan efek positif dan negatif. Maraknya  penggunaan ponsel telah menurunkan interaksi individu secara langsung.  Hal ini akan cenderung membuat pola hidup manusia menjadi indivualistis.  Dampak negatif ini tentunya dapat dikurangi bahkan dihindari jika saja  si pengguna memiliki pemahaman dan pengetahuan, etika dan sikap yang  kuat (bijak-positif) untuk memanfaatkan sesuatu secara selektif dan  tepat guna.&lt;br /&gt;Inilah titik permasalahannya bagi anak dan remaja. Penyaring internal  (pemahamam, etika dan sikap) anak dan remaja kita masih sangat rapuh.  Di era kompleksitas arus kehidupan saat ini, orang tua (terutama di  perkotaan) telah kehilangan daya mendidik dan membangun keluarga bagi  anak-anaknya. Hal ini diperparah dengan maraknya “racun-racun” yang  diterima oleh anak-anak kita saat ini. Adegan-adegan kekerasan, seksual,  mistik, dan hedonisme di media TV, koran dan internet, serta sistem  pendidikan sekolah yang gagal membangun karakter anak, telah menyerang  anak-anak kita saat ini.&lt;br /&gt;Di sisi lain, rendahnya regulasi dan law inforcement dari pemerintah  dan aparaturnya, telah menyebabkan oknum-oknum perusak generasi muda  kita “berkembang biak secara pesat. KKN antara pihak penguasa dengan  pengusaha dalam regulasi, publikasi dan distribusi media menyebabkan  jutaan pemimpin masa depan Indonesia di ujung kepunahan. Sederet  keprihatinan anak dan remaja saat ini seperti kenakalan remaja, pola  hidup konsumtif – hedonistik, pergaulan bebas, rokok, narkoba, dan  kecanduan game on line hampir menuju budaya “gaya hidup” remaja masa  kini.&lt;br /&gt;Teknologi tanpa filtrasi (perlu regulasi agar kebebasan tidak jebol)  dan rapuhnya edukasi serta karakter manusia mengakibatkan kehancuran  bangsa.&lt;br /&gt;Rokok, Narkoba, Seks, dan AIDS&lt;br /&gt;Ditengah berita siswa-siswi berprestasi dalam ajang penelitian,  olimpiade sains, seni dan olahraga, anak muda Indonesia saat ini  terancam dalam masa chaos. Jutaan remaja kita menjadi korban perusahaan  nikotin-rokok. Lebih dari 2 juta remaja Indonesia ketagihan Narkoba (BNN  2004) dan lebih 8000 remaja terdiagnosis pengidap AIDS (Depkes 2008).  Disamping itu, moral anak-anak dalam hubungan seksual telah memasuki  tahap yang mengawatirkan. Lebih dari 60% remaja SMP dan SMA Indonesia,  sudah tidak perawan lagi. Perilaku hidup bebas telah meruntuhkan  sendi-sendi kehidupan masyarakat kita.&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil survei Komnas Perlindungan Anak bekerja sama dengan  Lembaga Perlindungan Anak (LPA) di 12 provinsi pada 2007 diperoleh  pengakuan remaja bahwa :&lt;br /&gt;- Sebanyak 93,7% anak SMP dan SMU pernah melakukan ciuman, petting,  dan oral seks.&lt;br /&gt;- Sebanyak 62,7% anak SMP mengaku sudah tidak perawan.&lt;br /&gt;- Sebanyak 21,2% remaja SMA mengaku pernah melakukan aborsi.&lt;br /&gt;- Dari 2 juta wanita Indonesia yang pernah melakukan aborsi, 1 juta  adalah remaja perempuan.&lt;br /&gt;- Sebanyak 97% pelajar SMP dan SMA mengaku suka menonton film porno.&lt;br /&gt;Pengakuan seorang Siswi SMA, Beginikah Remaja Kita?&lt;br /&gt;“Sekarang gue lagi jomblo. Sudah dua tahun putus. Sakit juga! Habis  pacaran empat tahun, dan sudah kayak suami-istri. Dulu, tiap kali  ketemu, gejolak seks muncul begitu saja. Terus ML (making love) deh.  Biasanya kita lakuin kegiatan itu di hotel. Kadang di rumah juga, kalau  orang rumah lagi pergi semua. Kalau rumah nggak lagi sepi ya paling cuma  berani ciuman dan raba sana-sini. Buat gue, semua itu biasa. Gue  nglakuinnya karena merasa yakin doi bakal jadi suami gue. Gue nggak  takut dosa. Kan kita sama-sama mau, jadi nggak ada paksaan. Dosa terjadi  kan kalau ada paksaan. Gitu menurut gue.&amp;nbsp; Waktu putus, gue nggak nyesel  sudah nglakuin itu, habis, mau gimana lagi! Santai saja! Tentang  pendidikan seks, gue nggak pernah terima dari orangtua. Paling dari  teman, majalah, buku, atau film”&lt;br /&gt;Itulah penuturan Neila (samaran), pelajar kelas 3 sebuah SMA di Jakarta  Timur, yang baru saja menjalani UAN.&lt;br /&gt;Tanpa beban, remaja manis bertubuh mungil ini menceritakan  pengalamannya. Ia dan sang kekasih tahu harus melakukan apa supaya  hubungan seks pranikah itu tidak membuatnya hamil.&lt;br /&gt;Sampai saat ini, Neila yakin orangtuanya sama sekali tidak tahu perilaku  putri keduanya itu. ”Gue nggak bakal ceritalah, bisa mati mendadak  mereka. Teman malah ada yang tahu, tentu saja yang punya pengalaman  sama,” katanya sambil memilin-milin rambutnya.&lt;br /&gt;Menurutnya, ML di kalangan remaja sekarang bukan hal yang terlalu  asing lagi. Malah, ada yang sengaja merayu pria dewasa yang bisa ditemui  di mal dan tempat umum lain, untuk mendapatkan uang atau barang  berharga, seperti telepon seluler model terbaru, jam tangan bermerek,  baju, sepatu, tas, dan sebagainya.&amp;nbsp; ”Bukan profesi sih, cuma iseng.  Hitung-hitung bisa buat gaya. Mending gue `kan, yang nglakuinnya cuma  sama pacar dan bukan demi duit,” sergahnya.&lt;br /&gt;Biarkan atau Bertindak?&lt;br /&gt;Sudah seharusnya kita kembali ke akar budaya bangsa kita. Jauh  sebelumnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki nilai akar  (root value) budaya yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan  kesusilaan seperti tertuang dalam falsafah dan nilai Pancasila. Kondisi  yang menimpa generasi muda saat ini, harus dibina dan dididik agar  mereka menjadi pemimpin yang memiliki moralitas yang tinggi untuk  membangun bangsa dan negaranya.&lt;br /&gt;Semua pihak haruslah merasa bertanggung jawab atas kasus ini. Disamping  orang tua, peran masyarakat sangatlah penting. Sistem pendidikan kita  juga harus diubah. Jangan naikkan anggaran tanpa meningkatkan nilai yang  sesungguhnya dari pendidikan. Pemerintah sudah seharusnya tegas  melaksanakan undang-undang, dan para pengusaha, pedagang, dan web  internet cobalah berhenti menyebarkan hal-hal yang merusak (karena  generasi kita masih rapuh).&lt;br /&gt;Hal-hal yang harusnya dilakukan:&lt;br /&gt;- Pemerintah filtrasi tegas sinetron, film atau iklan&amp;nbsp; yang berisi  kekerasan seksual, pergaulan bebas, mistis-religi, kekerasan-religi,  ramalan serta judi.&lt;br /&gt;- Menindak tegas para pelanggar UU Perlindungan Anak.&lt;br /&gt;- menfilter situs-situs porno di Indonesia. Hingga saat ini saja ada 6  Situs Porno yang Paling Banyak diakses di Indonesia.&lt;br /&gt;- Membangun Youth Centre, pusat pendidikan dan kreasi bagi  remaja-remaja agar beraktivitas yang positif.&lt;br /&gt;- Secara aktif mengontrol promosi (iklan) dan peredaran rokok.&lt;br /&gt;- Memprioritaskan program pencegahan perdagangan anak, eksploitasi  seksual komersial anak, dan narkoba.&lt;br /&gt;- Edukasi pada masyarakat bahwa jangan mengasingkan anak-anak (yang  menjadi korban), bantulah mereka untuk keluar dari permasalahan mereka  (material maupun moril).&lt;br /&gt;Sumber :  http://www.perempuan.com/new/index.php?aid=25701&amp;amp;cid=11&amp;amp;05%2F06%2F10%2C09%3A05%3A07&lt;br /&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;(http://surabaya-metropolis.com/gaya-hidup/semakin-parah-gaya-hidup-remaja.html) &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-4398931417139065997?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/4398931417139065997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=4398931417139065997' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/4398931417139065997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/4398931417139065997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2010/11/positif-dan-negatif-pola-hidup.html' title='positif dan negatif pola hidup konsumtif'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-6804211193112817380</id><published>2010-11-23T10:15:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T10:15:38.386-08:00</updated><title type='text'>sosok presiden 2014</title><content type='html'>diera yang semakin canggih dalam ruang lingkup sistem informasi ini saya sangat mendukung sekali adanya sesosok presiden yang lebih mementingkan teknologi dibandingkan sesuatu yang tidak berguna. dengan mengadakan sosialisasi tentang teknologi kepada masyarakat indonesia maka secara otomatis pola pikir masyarakat akan berubah pula. dengan meninggalkan pola pikir yang primitif atau yang sering didengar kolot, diharapkan masyarakat akan sadar dengan perkembangan teknologi. karena dengan dituntut mobilitas yang tinggi, masyarakan akan mempunyai pemikiran yang cepat dan tepat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-6804211193112817380?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/6804211193112817380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=6804211193112817380' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6804211193112817380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6804211193112817380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2010/11/sosok-presiden-2014.html' title='sosok presiden 2014'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-8515656933307746576</id><published>2010-11-23T10:09:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T10:09:15.345-08:00</updated><title type='text'>pendapat demo mahasiswa dimaksar saat SBY datang</title><content type='html'>POLISI TERLUKA: ejumlah polisi berusaha menyelamatkan rekannya yang  terluka saat terjadi bentrokan antara mahasiswa dan polisi di Kampus  Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (19/10). Akibat dari bentrokan  tersebut sejumlah polisi dan mahasiswa mengalami luka-luka dan sejumlah  mahasiswa diamankan. &lt;br /&gt;Makassar (SIB)&lt;br /&gt;Bentrokan antara mahasiswa dengan aparat keamanan kembali meletus di  Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kali ini dipicu tindakan mahasiswa  yang mencoba menghalangi rombongan Presiden SBY.&lt;br /&gt;Presiden SBY, Selasa (19/10), menghadiri rapat koordinasi gubernur  se-Indonesia di Makassar. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Clarion, Jl  AP Pettarani, Makassar.&lt;span id="more-147258"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Presiden SBY bersama sejumlah menteri tiba di Hotel Clarion sekitar  pukul 11.00 Wita. Presiden pun langsung membuka rapat koordinasi para  gubernur tersebut.&lt;br /&gt;Dalam pidato sambutannya, SBY menyampaikan sejumlah pesan kepada para  gubernur, antara lain menjaga kerukunan sosial dan keamanan serta  ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing. Menurut Presiden SBY,  setiap saat bisa terjadi robeknya kerukunan sosial.&lt;br /&gt;“Dari kepala desa sampai walikota, harus menjaga kerukunan sosial. Apa  pun agama, suku dan parpolnya, mari kita jaga gesekan-gesekan yang  berkaitan dengan kerukunan sosial dan kamtibmas,” ujar SBY.&lt;br /&gt;Usai membuka acara rakor gubernur, Presiden kemudian menuju Trans  Studio, tempat wisata milik pengusaha Chairul Tanjung. Di tempat ini  Presiden SBY menandatangani proyek pembangunan infrastruktur di Sulawesi  Selatan, seperti bandara perintis di Palopo.&lt;br /&gt;Namun puluhan mahasiswa Makassar, misalnya dari Universitas Negeri  Makassar, mencoba memblokade arus lalu lintas di depan kampus mereka  yang akan dilalui Presiden SBY. Aksi ini langsung direspons aparat  keamanan, baik Polri maupun TNI, yang berjaga di sekitar lokasi  tersebut.&lt;br /&gt;Para petugas membubarkan paksa aksi para mahasiswa tersebut. Para  mahasiswa digiring ke dalam kampus.&lt;br /&gt;Tetapi para mahasiswa tidak mau menurut begitu saja. Sebaliknya, mereka  marah dan melakukan perlawanan. Para mahasiswa kemudian melempari para  petugas dengan batu dan benda-benda keras lainnya.&lt;br /&gt;Aksi brutal para mahasiswa ini sempat tidak dihiraukan petugas. Mereka  hanya berlindung di balik tameng. Namun karena mahasiswa terus melakukan  penimpukan, para anggota polisi dan TNI akhirnya bertindak tegas.  Mereka membalas timpukan batu dari mahasiswa dengan lontaran gas air  mata. Beberapa di antaranya juga menyerang balik para mahasiswa dengan  lemparan batu.&lt;br /&gt;Hingga pukul 12.50 Wita, perang batu antara mahasiswa dan aparat masih  berlangsung. Akibat peristiwa itu, beberapa orang anggota polisi  dilarikan ke ambulans karena kepalanya luka terkena lemparan batu.&lt;br /&gt;Sejak Senin (18/10), sejumlah mahasiswa Makassar dari berbagai kampus  telah menggelar aksi menolak rencana kedatangan Presiden SBY ke  Makassar. Para mahasiswa menilai, pemerintahan Presiden SBY-Boediono  telah gagal.&lt;br /&gt;Aksi tersebut juga berujung bentrok. Sejumlah mahasiswa ditangkap  polisi. Sebaliknya, seorang polisi yang kebetulan lewat lokasi bentrokan  juga sempat disandera oleh para mahasiswa. Aksi ini berakhir dengan  saling tukar ’sandera’.&lt;br /&gt;Sejumlah Polisi dan Wartawan Luka Terkena Batu&lt;br /&gt;Bentrokan antara mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan  polisi mengakibatkan korban berjatuhan. Sejumlah orang terluka terkena  lemparan batu, termasuk sejumlah polisi dan wartawan.&lt;br /&gt;Sedikitnya 5 polisi dibawa ke ambulans dengan kepala berdarah. Mereka  kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan  perawatan lebih lanjut.&lt;br /&gt;Nasib naas juga dialami reporter detikcom, M Nur Abdurrahman. Amang,  demikian biasa disapa, juga mengalami luka di bagian kepala akibat  terkena lemparan batu.&lt;br /&gt;Amang juga dilarikan petugas dengan ambulans menuju RS Bhayangkara untuk  mendapat perawatan lebih lanjut. “Tidak parah, hanya perlu dijahit  sedikit,” ujar Amang, saat dihubungi redaksi detikcom dari Jakarta,  Selasa (19/10).&lt;br /&gt;Sebelumnya diberitakan, sejumlah mahasiswa UNM terlibat bentrok dengan  aparat kepolisian dan TNI. Bentrokan dipicu tindakan mahasiswa yang  mencoba menghadang rombongan SBY usai membuka rapat koordinasi gubernur  se-Indonesia di Hotel Clarion.&lt;br /&gt;Para petugas membubarkan paksa aksi para mahasiswa tersebut. Para  mahasiswa digiring ke dalam kampus.&lt;br /&gt;Tetapi para mahasiswa tidak mau menurut begitu saja. Sebaliknya, mereka  marah dan melakukan perlawanan. Para mahasiswa kemudian melempari para  petugas dengan batu dan benda-benda keras lainnya.&lt;br /&gt;Aksi brutal para mahasiswa ini sempat tidak dihiraukan petugas. Mereka  hanya berlindung di balik tameng. Namun karena mahasiswa terus melakukan  penimpukan, para anggota polisi dan TNI akhirnya bertindak tegas.  Mereka membalas timpukan batu dari mahasiswa dengan lontaran gas air  mata. Beberapa di antaranya juga menyerang balik para mahasiswa dengan  lemparan batu.&lt;br /&gt;PESAWAT SUKHOI SAMBUT PRESIDEN DI MAKASSAR&lt;br /&gt;Dilaporkan juga, bahwa empat pesawat Sukhoi dari Skadron 11 Makassar,  Sulawesi Selatan, juga turut menyambut kedatangan Presiden Susilo  Bambang Yudhoyono dalam kunjungan kerja sehari di provinsi tersebut.&lt;br /&gt;Keempat Sukhoi tersebut, Selasa siang menyambut kedatangan Presiden yang  menggunakan pesawat Kepresidenan Garuda Indonesia dengan pengawalan  udara sejak memasuki wilayah udara Sulawesi Selatan hingga menjelang  pendaratan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.&lt;br /&gt;Empat pesawat terbaru TNI AU tersebut terbang disamping pesawat  Kepresidenan, masing-masing dua di kiri dan dua di kanan.&lt;br /&gt;Sementara itu Presiden didampingi Ibu Ani Yudhoyono tiba di Makassar  pada pukul 08.30 WIB atau 09:30 WITA.&lt;br /&gt;SBY Datang, 1.000 Anggota TNI Disebar di Tiap Sudut Makassar&lt;br /&gt;Sekitar 1.000 anggota TNI dari Kodam VII Wirabuana disebar di setiap  sudut Kota Makkasar, Sulsel. Mereka mengamankan Presiden SBY yang datang  dalam rangka membuka rapat koordinasi gubernur se-Indonesia di Hotel  Clarion, Jalan AP Pettarani.&lt;br /&gt;Pantauan detikcom pada Selasa (19/10) pukul 07.00 Wita,  jalan yang akan  dilalui oleh rombongan SBY dijaga anggota TNI yang dilengkapi dengan  senjata laras panjang. Mereka berjaga di sepanjang jalan termasuk di  depan kampus Universitas Hassanudin, Universitas Muslim Indonesia (UMI),  Universitas 45 dan Universitas Negeri Makassar.&lt;br /&gt;Pengamanan juga dilakukan sepanjang flyover KM 4, Tanjung Bunga (jalan  menuju Trans Mal, tempat yang akan dikunjungi SBY) serta di pasar-pasar.  Pengamanan ini sangat mencolok karena di tiap perempatan jalan tampak 4  hingga 6 anggota TNI dan sebuah watercannon di flyover KM 14.&lt;br /&gt;Bahkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, pengelola  Universitas 45 dan UMI meliburkan mahasiswanya. Meski belum ada massa  yang berkumpul tapi elemen mahasiswa telah mendaftarkan diri untuk  melakukan aksi untuk di beberapa titik di Makassar untuk menyambut SBY.  Pada Senin kemarin, mahasiswa UMI terlibat baku hantam dengan polisi.&lt;br /&gt;Adapun Polres Makassar menerjunkan anggotanya sebanyak 2 SSK untuk  membantu mem-back up pengamanan kunjungan Presiden. (detikcom/Ant/y)&lt;br /&gt;(&lt;b style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;http://hariansib.com/?p=147258&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-8515656933307746576?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/8515656933307746576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=8515656933307746576' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/8515656933307746576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/8515656933307746576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2010/11/pendapat-demo-mahasiswa-dimaksar-saat.html' title='pendapat demo mahasiswa dimaksar saat SBY datang'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-2609625956053941996</id><published>2010-11-23T09:51:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T09:51:44.557-08:00</updated><title type='text'>2 tahun lagi saya menjadi apa?</title><content type='html'>2 tahun sudah terlawati menjadi mahasiswa gunadarma. mungkin tidak selancar yang dibayangkan, tapi setidaknya saya bisa mengikuti pelajaran sebagaimana mestinya. 2 tahun kedepan harapan saya yaitu menjadi sukses umumnya, khususnya saya ingin sukses dalam mengembangkan berbagai software untuk entertaintment musik, karna saya sangat menggilai musik. dengan berbekal ilmu yang saya dapatkan dari perkuliahan yang saya tekuni, saya yakin bisa untuk menjadi orang sukses. karena moto saya (saya "harus" sukses!) dan hal itu harus terjadi 2 tahun mendatang!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-2609625956053941996?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/2609625956053941996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=2609625956053941996' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2609625956053941996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2609625956053941996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2010/11/2-tahun-lagi-saya-menjadi-apa.html' title='2 tahun lagi saya menjadi apa?'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-7666197360319128657</id><published>2010-10-24T03:30:00.000-07:00</published><updated>2010-10-24T03:30:56.688-07:00</updated><title type='text'>Berita handphone SE W830i produk gagal atau tidak?</title><content type='html'>Handphone untuk saat ini bukanlah lagi untuk begaya, namun sudah menjadi kebutuhan khususnya bagi masyarakat Indonesia. Saya akan membahas tentang sebuah handphone yang berinisial SE berseri W830i apakah termasuk produk gagal atau tidak. Dari berbagai keluhan yang terdengar handphone tersebut mempunyai rincian kelemahan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. bling putih pada layar/white secreen&lt;br /&gt;2. ketika dinyalakan LCDberkedip&lt;br /&gt;3. Untuk penerimaan signal nya kurang bagus&lt;br /&gt;4. handphone slide cenderung lebih rentan akan bantingan.&lt;br /&gt;5. agak lemot&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Untuk kelebihannya adalah:&lt;br /&gt;1. untuk music cukup bagus karna seri ini lebih ditekankan untuk entertainment musicnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari perbandingan tersebut tentunya anda bisa menilai apakah itu termasuk produk gagal untuk dijaman yang sangat menuntut mobilitas yang tinggi ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-7666197360319128657?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/7666197360319128657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=7666197360319128657' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7666197360319128657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7666197360319128657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2010/10/berita-handphone-se-w830i-produk-gagal.html' title='Berita handphone SE W830i produk gagal atau tidak?'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-5040650700868856899</id><published>2010-10-17T05:03:00.000-07:00</published><updated>2010-10-17T05:03:21.860-07:00</updated><title type='text'>object oriented programming using cpp</title><content type='html'>4.1 OBJECT ORIENTED PROGRAMMING USING C++&lt;br /&gt;( Common with Information Technology)&lt;br /&gt;L T P&lt;br /&gt;3 - 6&lt;br /&gt;RATIONALE&lt;br /&gt;Object orientation is a new approach to understand the complexities of the real world. In contrast&lt;br /&gt;to the earlier approaches like procedural etc, object orientation helps to formulate the problems in a&lt;br /&gt;better way giving high reliability, adaptability and extensibility to the applications. The students are&lt;br /&gt;already familiar with this concept of programming in C which is the basic for C++. This course&lt;br /&gt;offers the modern programming language C++ that shall help the students to implement the&lt;br /&gt;various concept of object orientation practically. The students will be able to programme in the&lt;br /&gt;object oriented technology with the usage of C++.&lt;br /&gt;DETAILED CONTENTS&lt;br /&gt;1. Introduction and Features (5 hrs)&lt;br /&gt;1.1 Fundamentals of object oriented programming – procedure oriented programming&lt;br /&gt;Vs. object oriented programming (OOP)&lt;br /&gt;1.2 Object oriented programming concepts – Classes, reusability, encapsulation,&lt;br /&gt;inheritance, polymorphism, dynamic binding, message passing&lt;br /&gt;2. Language Constructs (13 hrs)&lt;br /&gt;Review of constructs of C used in C++ : variables, types and type declarations, user&lt;br /&gt;defined data types; increment and decrement operators, relational and logical operators; if&lt;br /&gt;then else clause; conditional expressions, input and output statement, loops, switch case,&lt;br /&gt;arrays, structure, unions, functions, pointers; preprocessor directives&lt;br /&gt;3. Classes and Objects (6 Hrs)&lt;br /&gt;3.1 Creation, accessing class members&lt;br /&gt;3.2 Private Vs Public&lt;br /&gt;3.3 Constructor and Destructor&lt;br /&gt;3.4 Objects&lt;br /&gt;4. Member Functions (4 Hrs)&lt;br /&gt;4.1 Method definition&lt;br /&gt;4.2 Inline Implementation&lt;br /&gt;4.3 Constant member functions&lt;br /&gt;5. Overloading Member Functions (4 hrs)&lt;br /&gt;Need of operator overloading, prefix and postfix, overloading binary operators, operator&lt;br /&gt;overloading, instream/outstream operator overloading&lt;br /&gt;83&lt;br /&gt;6. Inheritance (6 hrs)&lt;br /&gt;Definition of inheritance, protected data, private data, public data, inheriting constructors&lt;br /&gt;and destructors, constructor for virtual base classes, constructors and destructors of&lt;br /&gt;derived classes, and virtual functions, size of a derived class, order of invocation, types of&lt;br /&gt;inheritance, single inheritance, hierarchical inheritance, multiple inheritance, hybrid&lt;br /&gt;inheritance&lt;br /&gt;7. Polymorphism and Virtual Functions (5 hrs)&lt;br /&gt;Importance of virtual function, function call binding, virtual functions, implementing late&lt;br /&gt;binding, need for virtual functions, abstract base classes and pure virtual functions, virtual&lt;br /&gt;destructors&lt;br /&gt;8. File and Streams (5 hrs)&lt;br /&gt;Components of a file, different operation of the file, communication in files, creation of file&lt;br /&gt;streams, stream classes, header files, updating of file, opening and closing a file, file&lt;br /&gt;pointers and their manipulations, functions manipulation of file pointers, detecting end-offile.&lt;br /&gt;LIST OF PRACTICALS&lt;br /&gt;1. Write a function using variables as arguments to swap the values of a pair of integers&lt;br /&gt;2. An election is contested by five candidates. The candidates are numberd 1 to 5 &amp;amp; voting is&lt;br /&gt;done by marking the candidate number on the ballot paper. Write a program to read the&lt;br /&gt;ballot &amp;amp; count the votes cast for each candidate using an array, variable count. In case, a&lt;br /&gt;number read is out side the range 1 to 5, the ballot should be considered as a ' spoilt&lt;br /&gt;ballot' and the program should also count the number of spoilt ballot.&lt;br /&gt;3. Write a program to read a matrix of size m*n from the keyboard and display the same on&lt;br /&gt;the screen.&lt;br /&gt;4. Write a macro that obtain the largest of three number.&lt;br /&gt;5. As the practical 4, using inline function. Test the function using the main program.&lt;br /&gt;6. Define a class to represent a bank account including the following members:- Data&lt;br /&gt;members&lt;br /&gt;a) Name of the depositors&lt;br /&gt;b) Account number&lt;br /&gt;c) Type of account&lt;br /&gt;4. Balance amount in the account&lt;br /&gt;Member function&lt;br /&gt;- To assign initial values&lt;br /&gt;- To deposit an amount&lt;br /&gt;84&lt;br /&gt;- To withdraw an amount after checking the balance&lt;br /&gt;- To display the name and balance.&lt;br /&gt;7. Modify the class and the program of practical 6 for handling 10 customers.&lt;br /&gt;8. Create 2 classes OM and DB which store the value of distance. DM store distances in&lt;br /&gt;meters and cm and DB in feet and inches. Write a program that can read values for the&lt;br /&gt;class objects and add 1 object OM with another object of DB. .&lt;br /&gt;Use a friend function to carry out the addition operation the object that stores the results&lt;br /&gt;may be a DM object or a DB object, depending upon the units in which the results are&lt;br /&gt;require. The display should be in the format of feet and inches or meters and cms&lt;br /&gt;depending on the object on display.&lt;br /&gt;9. A book shop maintains the inventory of books that are being sold at the shop the list&lt;br /&gt;includes details such as author, title and publisher and stock position. Whenever a&lt;br /&gt;customer wants the book, the sales person inputs the title and author and the system&lt;br /&gt;search the list and display whether it is available ornot. If it is not, a appropriate message&lt;br /&gt;is displayed, if it is, then the system displays the book details and requests for the number&lt;br /&gt;of copies require. If the requested are available, the total cost of the required copies is&lt;br /&gt;displayed: otherwise the message" Required copies not in stock"is displayed. Design a&lt;br /&gt;system using a class called books with suitable member functions and constructors. Use&lt;br /&gt;new operator in constructor to allocate memory space require.&lt;br /&gt;10. Define a class string that could work as a userdefined string type include constructors that&lt;br /&gt;will enable us to create an .un-initialized string&lt;br /&gt;String s1; :/ string with length 0&lt;br /&gt;And also to initialize an object with string constant at the time of creation like&lt;br /&gt;String s2("well done"); .&lt;br /&gt;Include a function that adds two strings to make a third string.&lt;br /&gt;11. Create a class float that contains 2 float data member. Over load all the 4 arithmetic&lt;br /&gt;operators so that do operate on the objects of float.&lt;br /&gt;12. Create a class MAT of size m*o. Define all possible matrix operation for MAT type objects&lt;br /&gt;13. Define 2 classes POLAR and RECTANGLE to represent points in the POLAR and&lt;br /&gt;RECTANGLE systems. Use conversion routines to convert from one system to the other.&lt;br /&gt;14. Create a base class called shape use this class to store two double type values that could&lt;br /&gt;be used to compute the area of fig. Derive the specific class called TRIANGLE and&lt;br /&gt;RECTANGLE from the data shape. Add to base class, a member function get - data ( ) to&lt;br /&gt;initialize base class data members and another member and another member function&lt;br /&gt;display – area( ) to compute and display the area of the fig.. Make display – area ( ) as a&lt;br /&gt;virtual function and redefine function in the derived classes to suit their requirements,&lt;br /&gt;85&lt;br /&gt;Using these 3 classes design a program that will accept dimension of RECTANGLE or&lt;br /&gt;TRIANGLE interactivity and display the area.&lt;br /&gt;Remember the 2 values given as input will be treated as length of 2 sides in the case of&lt;br /&gt;rectangle and as base and height in the case of triangles and used as follows:&lt;br /&gt;Area of rectangle = x*y&lt;br /&gt;Area of triangle = 1/2 *x*y&lt;br /&gt;15. Exercise on file handling&lt;br /&gt;RECOMMENDED BOOKS&lt;br /&gt;1. C++: An introduction to programming by Jense Liberty Tim Keogh: BPB Publications, New&lt;br /&gt;Delhi&lt;br /&gt;2. OO Programming in C++ by Robert Lafore: , Galgotia Publications Pvt. Ltd., Daryaganj,&lt;br /&gt;New Delhi&lt;br /&gt;3. Object Oriented Programming Using C++, Sanjeev Sofat, Cyber Tech. Publication, New&lt;br /&gt;Delhi&lt;br /&gt;4. Object Oriented Programming in C++ by E. Balaguruswamy, TMH Publishing Co. Ltd.,&lt;br /&gt;New Delhi&lt;br /&gt;5. C++ Primier by Stephen Parata , TMH Publishing Co. Ltd., New Delhi&lt;br /&gt;6. C++ Primer by SB Lippman and J Lajoie; Addison Wesley (Singapore) Pvt. Ltd., New Delhi&lt;br /&gt;7. Mastering C++ by KR Venugopal and Rajkumar, T Ravishankar; Tata McGraw Hill&lt;br /&gt;Publishing Co. Ltd., New Delhi&lt;br /&gt;8. Object Oriented Data Structuring using C++ by KS Easwarakumar; Vikas Publishing&lt;br /&gt;House Pvt. Ltd., New Delhi&lt;br /&gt;9. Programming in C and C++ by SS Khandare; S Chand and Company Ltd. New Delhi&lt;br /&gt;10. Object Oriented Programming using C++ by B Chandra, Narosa Publishing House Pvt&lt;br /&gt;Ltd., Daryaganj, New Delhi 110002&lt;br /&gt;11. Object Oriented Programming using C++ by R Rajaram , New age International (P) Ltd,&lt;br /&gt;Publishers New Delhi&lt;br /&gt;12. Programming in C++ by N Dale, C. Weems and Headington, Narosa Publishing House&lt;br /&gt;Pvt Ltd., Daryaganj, New Delhi 110002&lt;br /&gt;86&lt;br /&gt;4.2 WINDOWS AND LINUX OPERATING SYSTEM&lt;br /&gt;( Common with Information Technology)&lt;br /&gt;L T P&lt;br /&gt;2 - 6&lt;br /&gt;RATIONALE&lt;br /&gt;The knowledge of this subject will enable the students to understand the concepts of Linux and its&lt;br /&gt;potential. The students will also get hand on experience of linux after undergoing this course.&lt;br /&gt;DETAILED CONTENTS&lt;br /&gt;Linux Operating System&lt;br /&gt;1. Introduction (3 Hrs)&lt;br /&gt;History of Linux and Unix, Linux Overview, Linux releases, open linux&lt;br /&gt;2. Linux Commands and Filters (6 Hrs)&lt;br /&gt;Mkdir, CD, rmdir, pwd, ls, who, whoami, cat, more, fail, head, concept of, mv, chmod, grep,&lt;br /&gt;wc, comm., split, sort, diff, kill, write, wall, merge, mail, news&lt;br /&gt;3. Shell (6 Hrs)&lt;br /&gt;The command line special characters and file arguments, standard input/output and&lt;br /&gt;redirection, pipes, redirecting and piping with standard errors, shell scripts, jobs.&lt;br /&gt;4. Linux file Structure (6 Hrs)&lt;br /&gt;Linux files, file structure, listing displaying and printing files, managing directories, file and&lt;br /&gt;directory operations.&lt;br /&gt;5. Vi Editor (3 Hrs)&lt;br /&gt;Vi editing commands, advanced Vi editing commands, line editing commands, options in&lt;br /&gt;Vi.&lt;br /&gt;6. System Administration (6 Hrs)&lt;br /&gt;System management, managing users, installing and managing devices, floppy disk&lt;br /&gt;management, file system administration, backups.&lt;br /&gt;Windows Network Operating System&lt;br /&gt;7. Introduction (6 Hrs)&lt;br /&gt;Windows operating system - its features and capabilities; comparison with OS hardware&lt;br /&gt;requirements for Windows 98, 2000 XP, Millennium,NT.&lt;br /&gt;8. Control Program and Control Panel (6 hrs)&lt;br /&gt;Customizing desktop, installing, removing programs, managing your files and folders&lt;br /&gt;(creating, renaming, deleting, moving, copying etc.)&lt;br /&gt;87&lt;br /&gt;LIST OF PRACTICALS&lt;br /&gt;Installing Linux&lt;br /&gt;1. Creating and managing user accounts&lt;br /&gt;2. Practice on Linux commands&lt;br /&gt;3. Practice on vi commands&lt;br /&gt;4. Write and execute at least 10 programmes in Linux using shells such as&lt;br /&gt;- Factorial of numbers&lt;br /&gt;- Even/odd numbers&lt;br /&gt;- Fibonacci series&lt;br /&gt;- Prime numbers&lt;br /&gt;- Arrange of numbers&lt;br /&gt;- Reverse of numbers&lt;br /&gt;- Lower case to upper case&lt;br /&gt;- Greatest of three numbers etc.&lt;br /&gt;5. Installing and configuring X-windows&lt;br /&gt;6. Create file and folder&lt;br /&gt;7. Searching a file&lt;br /&gt;8. Installation of device drivers&lt;br /&gt;9. Creating user accounts&lt;br /&gt;10. Customizing desktop&lt;br /&gt;11. Setting monitor resolution&lt;br /&gt;RECOMMENDED BOOKS&lt;br /&gt;1. Linux – The Complete Reference by Richard Peterson, Tata McGraw Hill, New Delhi&lt;br /&gt;2. Linux – Install and Configuration Black Book by Die Annleblanc and Issac Yates, IDG&lt;br /&gt;Books India Private Ltd., Delhi&lt;br /&gt;3. Unleashed Linux by Tech Media Publishers.&lt;br /&gt;88&lt;br /&gt;4.3 RELATIONAL DATABASE MANAGEMENT SYSTEM&lt;br /&gt;(RDBMS)&lt;br /&gt;(Common with Information Technology)&lt;br /&gt;L T P&lt;br /&gt;2 - 4&lt;br /&gt;RATIONALE&lt;br /&gt;Database and database systems have become an essential component of everyday life in modern&lt;br /&gt;society. This course will acquaint the students with the knowledge of fundamental concepts of&lt;br /&gt;DBMS and its application in different areas, storage, manipulation and retrieval of data using query&lt;br /&gt;languages.&lt;br /&gt;DETAILED CONTENTS&lt;br /&gt;1. Introduction (3 hrs)&lt;br /&gt;1.1 Database Systems&lt;br /&gt;- Database and its purpose&lt;br /&gt;- Characteristics of the database approach&lt;br /&gt;- Advantages and disadvantages of database systems&lt;br /&gt;1.2 Classification of DBMS Users&lt;br /&gt;- Actors on the scene&lt;br /&gt;- Database Administrators, Database Designers, End Users, System&lt;br /&gt;Analysts and Application Programmers&lt;br /&gt;- Workers behind the scene (DBMS system designers and implementers,&lt;br /&gt;tool developers, operator and maintenance personnel)&lt;br /&gt;2. Database System Concepts and Architecture (6 hrs)&lt;br /&gt;2.1 Data models, schemas, instances, data base state&lt;br /&gt;2.2 DBMS Architecture&lt;br /&gt;- The External level&lt;br /&gt;- The conceptual level&lt;br /&gt;- The internal level&lt;br /&gt;- Mappings&lt;br /&gt;2.3 Data Independence&lt;br /&gt;- Logical data Independence&lt;br /&gt;- Physical data Independence&lt;br /&gt;2.4 Database Languages and Interfaces&lt;br /&gt;- DBMS Language&lt;br /&gt;- DBMS Interfaces&lt;br /&gt;2.5 Classification of Database Management Systems&lt;br /&gt;89&lt;br /&gt;3. Data Modeling using E.R. Model (Entity Relationship Model) (5 hrs)&lt;br /&gt;3.1 Data Models Classification : File based or primitive models, traditional data&lt;br /&gt;models, semantic data models.&lt;br /&gt;3.2 Entities and Attributes&lt;br /&gt;3.3 Entity types and Entity sets&lt;br /&gt;3.4 Key attribute and domain of attributes&lt;br /&gt;3.5 Relationship among entities&lt;br /&gt;4. Relational Model: (6 hrs)&lt;br /&gt;4.1 Relational Model Concepts: Domain, Attributes, Tuples and Relations&lt;br /&gt;4.2 Relational constraints and relational database schemes&lt;br /&gt;- Domain constraints&lt;br /&gt;- Key constraints and constraints on Null&lt;br /&gt;- Relational databases and relational database schemes&lt;br /&gt;- Entity integrity, referential integrity and foreign key&lt;br /&gt;5. Functional Dependencies and Normalization (6 hrs)&lt;br /&gt;5.1 Functional Dependencies&lt;br /&gt;- Trivial and Non-trivial dependencies&lt;br /&gt;- Closure of a set of dependencies and attributes&lt;br /&gt;- Irreducible set of dependencies&lt;br /&gt;5.2 Normalization&lt;br /&gt;- Non-loss decomposition and functional dependencies&lt;br /&gt;- First, Second and Third normal forms.&lt;br /&gt;- Boyce/Codd normal form&lt;br /&gt;6. Structured Query Language (6 hrs)&lt;br /&gt;Data definition language : Create, Alter, Drop commands&lt;br /&gt;- Data Manipulation Language (DML)&lt;br /&gt;- Select command with where clause using conditional expressions and&lt;br /&gt;Boolean operators, group by clause, like operator.&lt;br /&gt;- Insert, Update and Delete commands&lt;br /&gt;90&lt;br /&gt;LIST OF PRACTICALS&lt;br /&gt;1. Overview, Features and functionality, Application development in MS-Access&lt;br /&gt;2. Exercises on different forms of select statement, altering and droping of tables&lt;br /&gt;3. Exercises on creation of tables&lt;br /&gt;4. Exercises on insertion of data into tables&lt;br /&gt;5. Exercises on deletion of data using different conditions&lt;br /&gt;6. Exercises on UPDATE statement&lt;br /&gt;INSTRUCTIONAL STRATEGIES&lt;br /&gt;Explanation of concepts using real time examples, diagrams etc. For practical sessions books&lt;br /&gt;along with CDs or learning materials with specified activities are required. Various exercises and&lt;br /&gt;small applications should be given along with theoretical explanation of concepts.&lt;br /&gt;RECOMMENDED BOOKS&lt;br /&gt;1) Fundamentals of Database Management Systems by Dr Renu Vig and Ekta Walia, - an ISTE,&lt;br /&gt;Publication, New Delhi&lt;br /&gt;2) Database Management Systems by Alexis Leon and Mathews Leon; Vikas Publishing House&lt;br /&gt;Pvt. Ltd., New Delhi&lt;br /&gt;3) An introduction to database systems by Date C.J. Adison Wesley&lt;br /&gt;4) Fundamentals of Database Systems by Elmasri/Navathe/Adison Wesley&lt;br /&gt;5) An Introduction to database systems by Bipin C. Desai, Galgotia Publications Pvt. Ltd.,&lt;br /&gt;Daryaganj, New Delhi 110 002&lt;br /&gt;6) SQL Unleashed by Hans Ladanyi Techmedia Publications, New Delhi&lt;br /&gt;7) Oracle 8, The complete reference by Koch and Loney, Tata McGraw Hill Publications New&lt;br /&gt;Delhi&lt;br /&gt;91&lt;br /&gt;4.4 MULTIMEDIA APPLICATIONS&lt;br /&gt;(Common with Information Technology)&lt;br /&gt;L T P&lt;br /&gt;2 - 3&lt;br /&gt;RATIONALE&lt;br /&gt;Multimedia is a new concept emerged in the recent times. Now this technology is being widely&lt;br /&gt;used in web pages, motion pictures and interactive presentations, animation etc. Multimedia has&lt;br /&gt;made a significant impact in training/education, business presentations, public information access&lt;br /&gt;etc. This course intends to introduce and expose multimedia technology and various factors and&lt;br /&gt;features of authoring software. It will also help in making the internet application richer in content&lt;br /&gt;and presentation&lt;br /&gt;DETAILED CONTENTS&lt;br /&gt;1. Introduction (5 hrs)&lt;br /&gt;Introduction to multimedia, hypertext, hypergraphics, animation, application in education&lt;br /&gt;and training, science and technology, kiosks, business and games&lt;br /&gt;2. Multimedia Hardware (5 hrs)&lt;br /&gt;Multimedia PC configuration, features and specifications of sound and video interfaces,&lt;br /&gt;OCR, touch-screen, scanners, digital cameras, speakers, printers, plotters, optical disks&lt;br /&gt;and drives as CDROM and DVD. multimedia networks&lt;br /&gt;3. Multimedia Files (5 hrs)&lt;br /&gt;Image and sound file formats, multimedia file formats, compression, standards and&lt;br /&gt;techniques, features of software to read and write such files.&lt;br /&gt;4. Photo-shop (15 hrs)&lt;br /&gt;Photo-shop workshop, image editing tools, specifying and adjusting colors, using gradient&lt;br /&gt;tools, selection and move tools, transforming path drawing and editing tools, using&lt;br /&gt;channels, layers, filters and actions&lt;br /&gt;5. Flash (9 hrs)&lt;br /&gt;Exploring interface, using selection and pen tools, working with drawing and painting tools,&lt;br /&gt;applying color, viewing and manipulating time line, time line/stage relationship, animating&lt;br /&gt;(frame-by-frame, tweening), guiding layers, importing and editing sound and video clips in&lt;br /&gt;flash, working with 3-D graphics&lt;br /&gt;6. Director (9 hrs)&lt;br /&gt;Exploring interface: score editor, cast editor, toolbars, library, palette, inspector, menu bar,&lt;br /&gt;cast libraries, painting techniques, importing images, working with stage, sprites and score;&lt;br /&gt;using text, using sound, using digital video, creating behaviour, using behaviour inspector,&lt;br /&gt;basics of lingo&lt;br /&gt;92&lt;br /&gt;LIST OF PRACTICALS&lt;br /&gt;1. Configuring multimedia devices to PC (Personal computer)&lt;br /&gt;2. Installing and use of various multimedia devices&lt;br /&gt;- Scanner&lt;br /&gt;- Digital camera, web camera&lt;br /&gt;- Mike and speakers&lt;br /&gt;- Touch screen&lt;br /&gt;- Plotter and printers&lt;br /&gt;- DVD&lt;br /&gt;- Audio CD and Video CD&lt;br /&gt;- Reading and writing of different format on a frame CD&lt;br /&gt;- Transporting audio and video files&lt;br /&gt;- Using various features of Director&lt;br /&gt;- Using various features of Flash&lt;br /&gt;- Using various features of Photo-shop&lt;br /&gt;- Making multimedia presentations combining Director, Flash, Photo-shop, such as&lt;br /&gt;department profile, lesson presentation, games and project presentations&lt;br /&gt;INSTRUCTIONAL STRATEGY&lt;br /&gt;As the subject is practice oriented, more stress should be given to students to do the work&lt;br /&gt;practically. The features of software packages Photo-shop, Flash and Director are to be&lt;br /&gt;demonstrated in class using LCD projector.&lt;br /&gt;RECOMMENDED BOOKS&lt;br /&gt;1. Multimedia An Introduction by Villam Casanova and Molina; Prentice Hall of India, New&lt;br /&gt;Delhi&lt;br /&gt;2. Multimedia Bible by Win Rosch&lt;br /&gt;3. Multimedia Making it work by Baughan, Jay&lt;br /&gt;4. Director and Lingo Bible by John and Nyquist and Rober Martin, IDG Books India Pvt. Ltd.,&lt;br /&gt;5. Mastering Macro Media Director 5 by Feudnon; BPB Publication, New Delhi&lt;br /&gt;6. Photo-shop for Windows Bible by Deke Maclelland IDG Books India Pvt. Ltd., New Delhi&lt;br /&gt;7. Multimedia Technology and Application by Hillman, Galgotia Publications, New Delhi&lt;br /&gt;8. Flash 5 Bible by Rein Hardit, IDG Books India Pvt. Ltd.&lt;br /&gt;9. Flash 5 in easy steps by Vandome IDG Books India Pvt. Ltd.&lt;br /&gt;93&lt;br /&gt;4.5 COMPUTER ORGANISATION&lt;br /&gt;(Common in Computer Engineering and Information Technology )&lt;br /&gt;L T P&lt;br /&gt;3 - -&lt;br /&gt;RATIONALE&lt;br /&gt;This course aims to develop knowledge and skills in the subject of organization of&lt;br /&gt;components of a computer. The course will enable the students to be familiar with&lt;br /&gt;computer hardware, standards, instruction set and assembly language programming. It&lt;br /&gt;deals with the architecture of major components of a computer and functioning of these&lt;br /&gt;different components.&lt;br /&gt;Note: List of practicals has been given only as guide lines for students to learn, and not&lt;br /&gt;for examination.&lt;br /&gt;DETAILED CONTENTS&lt;br /&gt;1. Introduction to Computer Organization: (06 hrs)&lt;br /&gt;Structure and Function: Introduction to components, functions of individual component with&lt;br /&gt;block diagram, Introduction to machine language, assembly language, assembler,&lt;br /&gt;compiler, interpreter.&lt;br /&gt;What is BIOS, Functions of BIOS&lt;br /&gt;2. System Buses and Expansion Buses (05 hrs)&lt;br /&gt;Introduction, system buses in PCs, expansion buses in PCs, ISI, EISE, VESA, PCI&lt;br /&gt;3. Processor (12 hrs)&lt;br /&gt;Introduction, role of processor in a PC, working of processor with the help of a block&lt;br /&gt;diagram. processors generations and processor families, inside a processor, processor&lt;br /&gt;packaging, processor sockets. Processor Instruction Sets - RISC Technology, different&lt;br /&gt;RISC processors available, difference between RISC and CISC processors.&lt;br /&gt;4. Input-output Organization (10 hrs)&lt;br /&gt;Peripheral devices, input/output interface, synchronous vs asynchronous data transfer,&lt;br /&gt;Direct Memory Access(DMA), priority interrupt, Input-output processor data communication&lt;br /&gt;processor.&lt;br /&gt;5. Memory Organization (10 hrs)&lt;br /&gt;Introduction to main memory. secondary memory, cache memory, physical vs. virtual&lt;br /&gt;memory, associate memory, memory management unit, memory mapping, paging and&lt;br /&gt;page replacement polices.&lt;br /&gt;94&lt;br /&gt;6. Introduction to Multi-Processor System: (05 hrs)&lt;br /&gt;Parallel processing and pipelines, basic characteristics of multiprocessor, multiprocessor&lt;br /&gt;organization (time shared bus, multiport, central control unit).&lt;br /&gt;Note: List of practicals has been given only as guide lines for students to learn, and not&lt;br /&gt;for examination.&lt;br /&gt;LIST OF PRACTICALS&lt;br /&gt;1. To identify various components, devices and sections of computer.&lt;br /&gt;2. To Study of motherboards&lt;br /&gt;3. To interconnect the system unit with the video monitor, mouse and key board and test the&lt;br /&gt;operation of the computer.&lt;br /&gt;4. Identification of chipsets and functional aspects of different subsystems on each card&lt;br /&gt;5. To connect various add on cards and I/O devices to a computer motherboard and test their&lt;br /&gt;working&lt;br /&gt;6. Study of the bus system and identifying various signal lines&lt;br /&gt;7. To note the voltages and waveforms at various terminals in the I/O channel (Bus Slots)&lt;br /&gt;8. Study of peripherals used, their speeds and capacities&lt;br /&gt;INSTRUCTIONAL STRATEGY&lt;br /&gt;Since this subject is theoretical one, the practical aspects should be taught along with the theory&lt;br /&gt;instruction for better understanding. . There is sufficient time in this subject students may be taken&lt;br /&gt;to laboratory for demonstration.The students be given quiz tests and asked to give seminars on&lt;br /&gt;small topics&lt;br /&gt;RECOMMENDED BOOKS&lt;br /&gt;1. Computer organization and Architecture William Stalling, Prentice Hall of India, New Delhi..&lt;br /&gt;2. Computer System Architecture by M. Morris, Prentice Hall of India, New Delhi.&lt;br /&gt;3. Computer Architecture and Organization by John P. Hayes, Mc Graw Hill Publishers.&lt;br /&gt;4. Computer Fundamentals Architecture and Organization by B.Ram, New Age Publishing&lt;br /&gt;House, New Delhi&lt;br /&gt;5. Computer architecture by Rafiquzzaman, M ; Prentice Hall of India, New Delhi.&lt;br /&gt;6. Fair head – 80836/80486 BPB Publication, New Delhi.&lt;br /&gt;7. Hardware and Software of Personal Computers by Bose, SK; Willey Eastern Ltd; New&lt;br /&gt;Delhi.&lt;br /&gt;8. Structured Computer Organization by Tanenbaum Andrew S; Prentice Hall of India, New&lt;br /&gt;Delhi.&lt;br /&gt;9. Upgrading and Preparing PCs by Scott Muller, Techmedia Publications, New Delhi&lt;br /&gt;10. Computer Organization and Architecture by Linda Labour, Narosa Publishing House Pvt.&lt;br /&gt;Ltd. Darya Ganj, New Delhi.&lt;br /&gt;11. A to Z of PC Hardware and Maintenance Subhadeep Choudhary Dhanpat Rai and Co.,&lt;br /&gt;New Delhi&lt;br /&gt;95&lt;br /&gt;4.6 COMPUTER PERIPHERALS AND INTERFACING DEVICES&lt;br /&gt;L T P&lt;br /&gt;3 - 3&lt;br /&gt;RATIONALE&lt;br /&gt;A computer engineer should be able to interface and maintain key-board, printer, mouse monitor&lt;br /&gt;etc along with the computer system. The course provides the necessary knowledge and skills&lt;br /&gt;regarding working construction and interfacing aspects of peripherals. The students will get to&lt;br /&gt;know how various peripherals communicate with central processing unit of the computer system&lt;br /&gt;and pattern their respective operations. The student will be able to maintain keyboard, printer,&lt;br /&gt;monitors and Power Supplies (CVTs and UPSs) along with computer system. This subject provide&lt;br /&gt;the required background of computer installation, maintenance and testing of peripheral with micro&lt;br /&gt;computers So a course on Computer Peripherals and Interfacing Devices is required to develop&lt;br /&gt;such skills.&lt;br /&gt;DETAILED CONETENTS&lt;br /&gt;1. Video Display (8 Hrs)&lt;br /&gt;- The basic principle of working of video monitors, video display adopters, video&lt;br /&gt;modes&lt;br /&gt;- Video display EGA/VGA/SVGA/PCI adapters and their architecture&lt;br /&gt;- Overview of Raster scan, vector graphic, their main difference and relative&lt;br /&gt;advantages&lt;br /&gt;- Concept of reduction and bandwidth of monitors refreshing of screen&lt;br /&gt;2. Key Board and Mouse (4 Hrs)&lt;br /&gt;Basic principle of working of key board and mouse, scan codes.&lt;br /&gt;3. Disk Drives (4 Hrs)&lt;br /&gt;Constructional features and working of hard disk drive, floppy disk drive, optical and DVD&lt;br /&gt;disk drive. Logical structure of disk and its organization, boot record, and CD writer&lt;br /&gt;4. Other Devices (4 hrs)&lt;br /&gt;Working principle of various input devices such as keyboards, Mouse, Scanner, Tablets,&lt;br /&gt;touch screen, light pen, digitizers and joystick&lt;br /&gt;5. Printers (4 hrs)&lt;br /&gt;Principle and working of DeskJet, dot matrix and laser printers.&lt;br /&gt;6. Principles of working and features of scanner, plotter, digitizer and Modem (4 Hrs)&lt;br /&gt;96&lt;br /&gt;7. Input/Output Drivers (6 Hrs)&lt;br /&gt;(a) Software aspects of peripheral devices&lt;br /&gt;(b) Role of device drivers&lt;br /&gt;(c) DOS and Unix device drivers&lt;br /&gt;8. Power Supplies (4 Hrs)&lt;br /&gt;(a) SMPS used in computers and constant voltage transformers&lt;br /&gt;(b) On Line/Off Line uninterrupted power supplies (UPS), basic principle of working their&lt;br /&gt;importance and maintenance&lt;br /&gt;9. The BIOS and DOS Services (6 Hrs)&lt;br /&gt;The basic idea of BIOS and DOS services for diskette, serial port, key board and printers.&lt;br /&gt;10. Future Trends (4 hrs)&lt;br /&gt;(a) Various types of digital buses. Analysis of recent progress in peripheral and buss&lt;br /&gt;systems.&lt;br /&gt;(b) Some aspects of cost performance analysis while designing the system&lt;br /&gt;LIST OF PRACTICALS&lt;br /&gt;1) To identify various components and peripheral devices of computer.&lt;br /&gt;2) Exercise on assembling a PC with peripherals and testing the same.&lt;br /&gt;3) To study the SMPS circuit and measure its various voltages. Connecting SMPS to motherboard&lt;br /&gt;and other devices.&lt;br /&gt;4) To study the operation and maintenance of CVT, HDD, FDD, CD ROM Drive, BMP, PASER&lt;br /&gt;5) To study the operations and maintenance of UPS.&lt;br /&gt;6) Exercises on fault finding and repair of peripherals.&lt;br /&gt;INSTRUCTIONAL STRATEGY&lt;br /&gt;While teaching the subject the teacher may take the interfacing devices like disk drives, printers,&lt;br /&gt;key-boards, scanners, plotters etc. physically and explain its working. Additional practical exercise&lt;br /&gt;on maintenance and repair on peripheral devices will help the students to develop adequate skills.&lt;br /&gt;97&lt;br /&gt;RECOMMENDED BOOKS&lt;br /&gt;1. B. Govinda Rajalu, IBM PC and Clones, “Hardware Trouble Shooting and Maintenance”,&lt;br /&gt;Tata McGraw Hill 1991&lt;br /&gt;2. Robert, S Lai: The waite group writing MS DOS Device, Drives, Addison, Wesley&lt;br /&gt;Publishing Co. 2nd Ed. 1992.&lt;br /&gt;3. SK Bose “Hardware and Software of Personal Computers” Wiley Eastern Limited, New&lt;br /&gt;Delhi.&lt;br /&gt;4. Hall, Douglas: “Microprocessors and Interfacing” McGraw Hill&lt;br /&gt;5. Uffenbeck. “ Microprocessors and Interfacing “&lt;br /&gt;6. Fundamentals of Computers by Sukhvir Singh; Khanna Publishers, New Delhi&lt;br /&gt;7. Computer Peripherals for Micro Computers, Microprocessor and PC by Levis Hahensteu&lt;br /&gt;8. Inside the PC (Eight Edition) by Peter Norton; Tech Media Publication&lt;br /&gt;98&lt;br /&gt;ENTREPRENEURIAL AWARENESS CAMP&lt;br /&gt;This is to be organized at a stretch for two to three days during second year. Lectures will be&lt;br /&gt;delivered on the following broad topics. There will be no examination for this subject&lt;br /&gt;1. Who is an entrepreneur?&lt;br /&gt;2. Need for entrepreneurship, entrepreneurial career and wage employment&lt;br /&gt;3. Scenario of development of small scale industries in India&lt;br /&gt;4. Entrepreneurial history in India, Indian values and entrepreneurship&lt;br /&gt;5. Assistance from District Industries Centres, Commercial Banks. State Financial&lt;br /&gt;Corporations, Small industries Service Institutes, Research and Development Laboratories&lt;br /&gt;and other financial and development corporations&lt;br /&gt;6. Considerations for product selection&lt;br /&gt;7. Opportunities for business, service and industrial ventures&lt;br /&gt;8. Learning from Indian experiences in entrepreneurship (Interaction with successful&lt;br /&gt;entrepreneurs)&lt;br /&gt;9. Legal aspects of small business&lt;br /&gt;10. Managerial aspects of small business&lt;br /&gt;(http://techeduhry.nic.in/syllabus/COMPUTER%20ENGG/4Comp.pdf)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-5040650700868856899?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/5040650700868856899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=5040650700868856899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/5040650700868856899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/5040650700868856899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2010/10/object-oriented-programming-using-cpp.html' title='object oriented programming using cpp'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-2511388633958768576</id><published>2010-06-02T07:31:00.003-07:00</published><updated>2010-06-02T07:34:41.464-07:00</updated><title type='text'>inflasi 2</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #5a3696; text-decoration: none;" title="Inflasi"&gt;nflasi&lt;/a&gt;&amp;nbsp;di&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;&amp;nbsp;diumpamakan seperti&amp;nbsp;&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit_endemis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #cc2200; text-decoration: none;" title="Penyakit endemis (halaman belum tersedia)"&gt;penyakit endemis&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dan berakar di sejarah. Tingkat inflasi di&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Malaysia"&gt;Malaysia&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thailand" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Thailand"&gt;Thailand&lt;/a&gt;&amp;nbsp;senantiasa lebih rendah. Inflasi di Indonesia tinggi sekali di zaman Presiden&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt;, karena kebijakan fiskal dan moneter sama sekali tidak&amp;nbsp;&lt;i&gt;prudent&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(“kalau perlu uang, cetak saja”). Di zaman&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soeharto" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Soeharto"&gt;Soeharto&lt;/a&gt;, pemerintah berusaha menekan inflasi - akan tetapi tidak bisa di bawah 10 persen setahun rata-rata, antara lain oleh karena&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bank_Indonesia" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Bank Indonesia"&gt;Bank Indonesia&lt;/a&gt;&amp;nbsp;masih punya misi ganda, antara lain sebagai&amp;nbsp;&lt;i&gt;agent of development&lt;/i&gt;, yang bisa mengucurkan kredit likuiditas tanpa batas. Baru di zaman reformasi, mulai di zaman Presiden Habibie maka fungsi Bank Indonesia mengutamakan penjagaan nilai&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rupiah" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Rupiah"&gt;rupiah&lt;/a&gt;. Tetapi karena sejarah dan karena&amp;nbsp;&lt;i&gt;inflationary expectations&lt;/i&gt;&amp;nbsp;masyarakat (yang bertolak ke belakang, artinya bercermin kepada sejarah) maka “inflasi inti” masih lebih besar daripada 5 persen setahun.&lt;sup class="reference" id="cite_ref-0"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi_dan_perekonomian_Indonesia#cite_note-0" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/div&gt;&lt;table class="toccolours" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #f9f9f9; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; color: black; float: right; font-size: 12px; margin-bottom: 1ex; margin-right: 1em; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px; width: 200px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;table class="wikitable" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #f9f9f9; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-collapse: collapse; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; color: black; font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 1em; margin-top: 1em;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;th style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #f2f2f2; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em; text-align: center;"&gt;Bulan dan tahun&lt;/th&gt;&lt;th style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #f2f2f2; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em; text-align: center;"&gt;Pertumbuhan ekonomi&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em;"&gt;Maret 2006&lt;/td&gt;&lt;td style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em;"&gt;15.74&amp;nbsp;%&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em;"&gt;Juni 2006&lt;/td&gt;&lt;td style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em;"&gt;15.53&amp;nbsp;%&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em;"&gt;September 2006&lt;/td&gt;&lt;td style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em;"&gt;14.55&amp;nbsp;%&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em;"&gt;Desember 2006&lt;/td&gt;&lt;td style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-top: 0.2em;"&gt;6.60&amp;nbsp;%&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;&lt;small&gt;Data pertumbuhan ekonomi dari&lt;a class="external text" href="http://www.bi.go.id/web/id/Moneter/Inflasi/Inflasi+CPI/" rel="nofollow" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: url(http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/monobook/external.png); background-origin: initial; background-position: 100% 50%; background-repeat: no-repeat no-repeat; color: #3366bb; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 13px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;Inflasi CPI - Bank Sentral Republik Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;h3 style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: initial; border-bottom-style: none; border-bottom-width: initial; color: black; font-size: 17px; font-weight: bold; margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.17em; padding-top: 0.5em;"&gt;&lt;span class="editsection" style="float: right; font-size: 13px; font-weight: normal; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Inflasi_dan_perekonomian_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=3" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Sunting bagian: Perekonomian"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Perekonomian"&gt;Perekonomian&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Tanda-tanda perekonomian mulai mengalami penurunan adalah ditahun&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1997" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="1997"&gt;1997&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dimana pada masa itulah awal terjadinya krisis. Saat itu pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar pada level 4,7 persen, sangat rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang 7,8 persen. Kondisi keamanan yang belum kondusif akan sangat mempengaruhi iklim&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Investasi" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Investasi"&gt;investasi&lt;/a&gt;&amp;nbsp;di Indonesia. Mungkin hal itulah yang terus diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini sangat berhubungan dengan aktivitas kegiatan&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Ekonomi"&gt;ekonomi&lt;/a&gt;&amp;nbsp;yang berdampak pada penerimaan negara serta pertumbuhan ekonominya. Adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan akan menjanjikan harapan bagi perbaikan kondisi ekonomi dimasa mendatang. Bagi Indonesia, dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi maka harapan meningkatnya pendapatan nasional (GNP), pendapatan persaingan kapita akan semakin meningkat, tingkat inflasi dapat ditekan, suku bunga akan berada pada tingkat wajar dan semakin bergairahnya modal bagi dalam negeri maupun luar negeri.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Namun semua itu bisa terwujud apabila kondisi keamanan dalam negeri benar-benar telah kondusif. Kebijakan pemerintah saat ini didalam pemberantasan&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Terorisme" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Terorisme"&gt;terorisme&lt;/a&gt;, serta pemberantasan korupsi sangat turut membantu bagi pemulihan perekonomian. Pertumbuhan ekonomi yang merupakan salah satu indikator makro ekonomi menggambarkan kinerja perekonomian suatu negara akan menjadi prioritas utama bila ingin menunjukkan kepada pihak lain bahwa aktivitas ekonomi sedang berlangsung dengan baik pada negaranya. (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi_dan_perekonomian_Indonesia"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi_dan_perekonomian_Indonesia&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-2511388633958768576?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/2511388633958768576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=2511388633958768576' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2511388633958768576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2511388633958768576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2010/06/inflasi-2.html' title='inflasi 2'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-6684438486966987427</id><published>2010-06-02T07:30:00.000-07:00</published><updated>2010-06-02T07:30:02.457-07:00</updated><title type='text'>inflasi</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Dalam&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_ekonomi" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Ilmu ekonomi"&gt;ilmu ekonomi&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;b&gt;inflasi&lt;/b&gt;&amp;nbsp;adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidak lancaran distribusi barang.&lt;sup class="reference" id="cite_ref-0"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi#cite_note-0" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mata_uang" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Mata uang"&gt;mata uang&lt;/a&gt;&amp;nbsp;secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi. Istilah&amp;nbsp;&lt;i&gt;inflasi&lt;/i&gt;&amp;nbsp;juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uang" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Uang"&gt;uang&lt;/a&gt;yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah&amp;nbsp;&lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/CPI" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="CPI"&gt;CPI&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;&lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/GDP_Deflator" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="GDP Deflator"&gt;GDP Deflator&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun. (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-6684438486966987427?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/6684438486966987427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=6684438486966987427' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6684438486966987427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6684438486966987427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2010/06/inflasi.html' title='inflasi'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-6136640619526775323</id><published>2010-05-18T04:56:00.000-07:00</published><updated>2010-05-18T04:56:47.131-07:00</updated><title type='text'>sistem informasi akuntansi</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Sistem adalah kelompok dari dua atau lebih komponen atau subsistem, saling berhubungan yang memiliki fungsi dengan tujuan yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;&lt;b&gt;Apa itu Sistem Informasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;hr style="background-color: #aaaaaa; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #aaaaaa; height: 1px; margin-bottom: 0.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.2em;" /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal di mana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Adapun kerangka kerja sistem informasi dibagi menjadi 2 yang utama yaitu&amp;nbsp;: Sistem Informasi Manajemen dan Sistem Informasi Akuntansi.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;&lt;b&gt;Apa itu transaksi?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;hr style="background-color: #aaaaaa; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #aaaaaa; height: 1px; margin-bottom: 0.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.2em;" /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Transaksi adalah kegiatan yang mempengaruhi atau merupakan bagian dari kepentingan perusahaan yang diproses oleh sistem informasinya sebagai unit pekerjaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Transaksi ada yang bersifat keuangan dan non keuangan&amp;nbsp;&lt;b&gt;Sistem Informasi Akuntansi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;hr style="background-color: #aaaaaa; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #aaaaaa; height: 1px; margin-bottom: 0.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.2em;" /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah&amp;nbsp;&lt;a class="mw-redirect" href="http://www.blogger.com/wiki/Sistem_Informasi" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Sistem Informasi"&gt;Sistem Informasi&lt;/a&gt;&amp;nbsp;yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Akuntansi" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Akuntansi"&gt;Akuntansi&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.blogger.com/wiki/Akuntansi" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Akuntansi"&gt;Akuntansi&lt;/a&gt;&amp;nbsp;sendiri sebenarnya adalah sebuah&amp;nbsp;&lt;a class="mw-redirect" href="http://www.blogger.com/wiki/Sistem_Informasi" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Sistem Informasi"&gt;Sistem Informasi&lt;/a&gt;. Fungsi penting yang dibentuk&amp;nbsp;&lt;a class="new" href="http://www.blogger.com/w/index.php?title=Sistem_Informasi_Akuntansi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #cc2200; text-decoration: none;" title="Sistem Informasi Akuntansi (halaman belum tersedia)"&gt;SIA&lt;/a&gt;&amp;nbsp;pada sebuah organisasi antara lain&amp;nbsp;:&lt;/div&gt;&lt;ul style="line-height: 1.5em; list-style-image: url(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/1/18/Monobook-bullet.png); list-style-type: square; margin-bottom: 0px; margin-left: 1.5em; margin-right: 0px; margin-top: 0.3em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;SIA terdiri dari 3 subsistem:&lt;/div&gt;&lt;ul style="line-height: 1.5em; list-style-image: url(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/1/18/Monobook-bullet.png); list-style-type: square; margin-bottom: 0px; margin-left: 1.5em; margin-right: 0px; margin-top: 0.3em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Sistem pemrosesan transaksi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;mendukung proses operasi bisnis harian.&lt;/div&gt;&lt;ul style="line-height: 1.5em; list-style-image: url(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/1/18/Monobook-bullet.png); list-style-type: square; margin-bottom: 0px; margin-left: 1.5em; margin-right: 0px; margin-top: 0.3em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Sistem buku besar/ pelaporan keuangan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.&lt;/div&gt;&lt;ul style="line-height: 1.5em; list-style-image: url(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/1/18/Monobook-bullet.png); list-style-type: square; margin-bottom: 0px; margin-left: 1.5em; margin-right: 0px; margin-top: 0.3em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Sistem pelaporan manajemen&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;&lt;b&gt;Sistem Informasi Manajemen&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;hr style="background-color: #aaaaaa; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #aaaaaa; height: 1px; margin-bottom: 0.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.2em;" /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa.&lt;/div&gt;&lt;h2 style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; color: black; font-size: 19px; font-weight: normal; margin-bottom: 0.6em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.17em; padding-top: 0.5em;"&gt;&lt;span class="editsection" style="float: right; font-size: 13px; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://www.blogger.com/w/index.php?title=Sistem_informasi_akuntansi&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=1" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Sunting bagian: Cara Kerja"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Cara_Kerja"&gt;Cara Kerja&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Untuk memahami bagaimana&amp;nbsp;&lt;a class="new" href="http://www.blogger.com/w/index.php?title=Sistem_Informasi_Akuntansi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #cc2200; text-decoration: none;" title="Sistem Informasi Akuntansi (halaman belum tersedia)"&gt;SIA&lt;/a&gt;&amp;nbsp;bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut&amp;nbsp;:&lt;/div&gt;&lt;ul style="line-height: 1.5em; list-style-image: url(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/1/18/Monobook-bullet.png); list-style-type: square; margin-bottom: 0px; margin-left: 1.5em; margin-right: 0px; margin-top: 0.3em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi&amp;nbsp;?&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi&amp;nbsp;?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h2 style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; color: black; font-size: 19px; font-weight: normal; margin-bottom: 0.6em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.17em; padding-top: 0.5em;"&gt;&lt;span class="editsection" style="float: right; font-size: 13px; margin-left: 5px;"&gt;[&lt;a href="http://www.blogger.com/w/index.php?title=Sistem_informasi_akuntansi&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=2" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #002bb8; text-decoration: none;" title="Sunting bagian: Manfaat"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Manfaat"&gt;Manfaat&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.4em;"&gt;Sebuah&amp;nbsp;&lt;a class="new" href="http://www.blogger.com/w/index.php?title=Sistem_Informasi_Akuntansi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; color: #cc2200; text-decoration: none;" title="Sistem Informasi Akuntansi (halaman belum tersedia)"&gt;SIA&lt;/a&gt;&amp;nbsp;menambah nilai dengan cara:&lt;/div&gt;&lt;ul style="line-height: 1.5em; list-style-image: url(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/1/18/Monobook-bullet.png); list-style-type: square; margin-bottom: 0px; margin-left: 1.5em; margin-right: 0px; margin-top: 0.3em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Meningkatkan efisiensi&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;Meningkatkan sharing knowledge&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0.1em;"&gt;menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;(http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_akuntansi)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-6136640619526775323?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/6136640619526775323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=6136640619526775323' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6136640619526775323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6136640619526775323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2010/05/sistem-informasi-akuntansi.html' title='sistem informasi akuntansi'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-2063700370946372941</id><published>2009-10-19T06:14:00.001-07:00</published><updated>2009-10-19T06:14:37.494-07:00</updated><title type='text'>Berkerja tanpa Rencana Kerja</title><content type='html'>Untuk menjalani kehidupan kita harus mempunyai pekerjaan yang layak dan berpenghasilan. Untuk itu kita harus mempunyai pemahan tentang bagaimana cara menyiasati cara berkerja yang baik. Untuk itu kita harus mempunyai suati pemahaman tentang Nilai &amp;amp; visi, misi, aturan, profesionalisme, insentif, sumber daya dan RENCANA KERJA. Bagimana jika tanpa Rencana Kerja? dari sini kita bisa belajar bagimana arti pentingnya rencana kerja untuk menjalani pekerjaan. Rencana adalah suatu pandangan kedepan untuk kehidupan yang lebih maju. untuk itu didalam pekerjaan perlu adanya rencana kerja. Rencana kerja dapat juga berfungsi sebagai target untuk pencapaian sesuatu, untuk hasil yang lebih baik tentunya. oleh karena itu pekerjaan tanpa Rencana Kerja akan bersifat Statis, tidak berkembang bahkan penurunan kinerja. Untuk itu orang yang mempunyai pemahaman pekerjaan tanpa rencana itu adalah orang yang “Salah Langkah”, karena tidak mempunyai pandangan yang luas dan tetap statis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-2063700370946372941?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/2063700370946372941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=2063700370946372941' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2063700370946372941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/2063700370946372941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2009/10/berkerja-tanpa-rencana-kerja.html' title='Berkerja tanpa Rencana Kerja'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-7946291807198961945</id><published>2009-10-19T05:39:00.000-07:00</published><updated>2009-10-19T05:39:04.846-07:00</updated><title type='text'>Penghasilan tergantung kinerja pekerjaan</title><content type='html'>pekerjaaan yang berpenghasilan sangatlah dibutuh untuk menjalani hidup. Hari demi hari harus dilewati demi tercapainya kebutuhan hidup. Namun, apakah kerja saja sudah cukup? tidak, kita harus pintar-pintar menyiasatinya jika ingin lebih sukses. Untuk mendapatkan hasil yang baik kita harus mempunyai :&lt;br /&gt;* &lt;b&gt;Nilai &amp;amp; visi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;Setiap pekerja diharapkan mempunyai pandangan yang luas untuk rencana kedepan. tidak hanya terpaku dengan 1 pandangan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Misi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;Setelah mempunyai pandangan (visi), seorang pekerja harus menjalankan misi, yaitu kegiatan atau proses untuk menjadi yang di inginkan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Aturan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;Aturan sangatlah penting untuk menjalani pekerjaan. Demi kedisiplinan waktu dan tugas, aturan harus ditingkatkan.&lt;br /&gt;* &lt;b&gt;Profesionalisme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; Pekerjaan yang dilakukan dengan keprofesionalan akan mendapatkan hasil yang lebih dari yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Insentif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;Keinsentifan pekerja perlu ditingkatkan untuk mendapatkan hasil yang lebih Optimal dan meminimalisir waktu.&lt;br /&gt;&lt;b&gt; * Sumber daya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;Pencarian sumber daya harus dilakukan dengan teliti, dan memilih-milih untuk pengoptimalan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;*&lt;b&gt; Rencana kerja&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;Hampir sama dengan Visi, namun lebih kemana kita harus membawa pekerjaan kita lebih baik dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan begitu seorang pekerja dapat dijuluki "pekerja keras" dan pasti &lt;b&gt;Kemajuan&lt;/b&gt; akan mendatanginya. Dari sini kita harus belajar, setiap ada kemauan pasti akan ada jalan yang membawa kita pada kesuksesan dalam bekerja. &lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-7946291807198961945?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/7946291807198961945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=7946291807198961945' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7946291807198961945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7946291807198961945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2009/10/penghasilan-tergantung-kinerja.html' title='Penghasilan tergantung kinerja pekerjaan'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-7489503199653359312</id><published>2009-09-22T22:58:00.001-07:00</published><updated>2009-09-22T23:06:49.739-07:00</updated><title type='text'>graffiti</title><content type='html'>Bagi yang gemar membuka facebook pasti tau deh aplikasi Graffiti, apa salahnya kalo kiata manfaatin. nih ada langkah2 embuat graffiti. kalo gw bikin Honda City digraffiti Facebook. buka aja nih Linknya &lt;a href="http://apps.facebook.com/graffitiwall/show_replay.php?rn=b26826cd470e213986a0630ffe2e9918"&gt;http://apps.facebook.com/graffitiwall/show_replay.php?rn=b26826cd470e213986a0630ffe2e9918&lt;/a&gt; ( gw saranin speed replay nya antara 25-30% aja )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-7489503199653359312?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/7489503199653359312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=7489503199653359312' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7489503199653359312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/7489503199653359312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2009/09/graffiti.html' title='graffiti'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7712316585098009244.post-6307301172049660742</id><published>2009-09-22T11:06:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T11:06:15.319-07:00</updated><title type='text'>banyak nyamuk dimana-mana!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrkRhJFzyxI/AAAAAAAAACc/oem7yqlPelE/s1600-h/nyamuk20belang_dbd1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrkRhJFzyxI/AAAAAAAAACc/oem7yqlPelE/s320/nyamuk20belang_dbd1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;nyamuk, nyamuk, nyamuk! serangga pemakan darah yg membuat kesal para korbannya, sekarang sudah mulai meraja rela. ga seperti dulu, Apa mungkin Pemanasan Global yang menjadi sebab utamanya? saya jadi mempunyai hipotesa seperti itu, beberapa dari teman saya pun juga banyak yang mengeluh karena banyaknya nyamuk dirumah mereka. Saya terus bertanya-tanya dan terus mencari tahu, apa penyebab nyamuk meraja rela akhir2 ini (selain hanya membersihkan rumah/jika bersih nyamuk enggan). Termasuk mengembangkan Hipotesa yang saya sebutkan tadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7712316585098009244-6307301172049660742?l=behindthepoop.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://behindthepoop.blogspot.com/feeds/6307301172049660742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7712316585098009244&amp;postID=6307301172049660742' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6307301172049660742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7712316585098009244/posts/default/6307301172049660742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://behindthepoop.blogspot.com/2009/09/banyak-nyamuk-dimana-mana.html' title='banyak nyamuk dimana-mana!'/><author><name>Achmad fauzi syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13824993362589368172</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrjekKHnqnI/AAAAAAAAABQ/SY5Ah0cEQbQ/S220/cameras+070.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xj9iKy_iDxk/SrkRhJFzyxI/AAAAAAAAACc/oem7yqlPelE/s72-c/nyamuk20belang_dbd1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
